BERITA UTAMA

Stasiun Rebusan Kepala Sawit di Pabrik PTPN VI Pasbar Terbakar

1
×

Stasiun Rebusan Kepala Sawit di Pabrik PTPN VI Pasbar Terbakar

Sebarkan artikel ini
PABRIK TERBAKAR—Kebakaran terjadi di pabrik milik PTPN VI, Jorong Sariak, Nagari Koto Baru, Kecamatan  Luhak Nan Duo, Pasbar, Sabtu (9/7).

PASBAR,METRO–Stasiun rebusan kelapa sawit di pabrik milik PTPN VI, yang terletak di Jorong Sariak, Nagari Koto Baru, Kecamatan  Luhak Nan Duo,  Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) mengalami kebakara, pada Sabtu (9/7). Diduga, kebakaran itu dipicu oleh percikan api las saat pekerja sedang melakukan perbaikan di lokasi.

Kapolsek Pasaman Ka­bupaten Pasbar, Iptu Ros­minarti membenarkan ada­nya kejadian itu. Me­nurut­nya, berdasarkan in­for­masi yang didapatkan, kebakaran terjadi sekitar pukul 09.30 WIB di Pabrik Kelapa Sawit PTPN VI Pas­bar.

Baca Juga  Terkait Kasus Korupsi Tambang Timah, Istri dan Anak Hendry Lie Diperiksa Kejagung

“Kejadian tersebut be­rawal dari, adanya perci­kan api pada proses pe­ngerjaan perbaikan linear yang dilakukan pada sta­siun rebusan I yang sedang perbaiki.  Kemudian pada saat pengelasan, terjadi percikan api yang meng­akibatkan terjadinya ke­bakaran pada stasiun re­busan I tersebut dan api merambat ke tiga stasiun rebusan lainnya,” kata Ros­minarty, Minggu (10/7).

Dikatakan Rosminarty, atas kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, se­dan­g­kan kerugian materil be­lum bisa dipastikan dan menunggu perhitungan dari pihak manajemen PTPN VI.

Baca Juga  Peringati Hari Guru, Yayasan AHM Apresiasi Dedikasi Guru Inspiratif

“Api dapat dipadamkan  dengan bantuan dua unit mobil Damkar milik Ka­bupaten Pasbar dan juga di bantu mobil pemadam dari pihak Pabrik. Kebakaran itu berhasil dipadamkan sete­lah dua jam kemudian,” ungkapnya.

Terpisah pihak PTPN IV Mulyadi, saat dikomfirmasi wartawan melalui sam­bungan telepon, membe­narkan telah terjadi keba­karan. Namun dia belum bisa memastikan dari ma­na asal api. “Saya belum bisa menjawan pastinya dari mana asal kebakaran dan juga kerugian karna saya sedang cuti,” katanya singkat. (end)