METRO SUMBAR

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1443 H, Pemkab Pastikan Ketersediaan Pangan Aman dan Lancar

0
×

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1443 H, Pemkab Pastikan Ketersediaan Pangan Aman dan Lancar

Sebarkan artikel ini
HIGH LEVEL MEETING— Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Padangpariaman foto bersama usai kegiatan High Level Meeting.

PDG.PARIAMAN, METRO–Pengendalian inflasi menjadi penting dilakukan terlebih menjelang pe­rayaan hari besar umat islam, yakni Hari Raya Idul Adha 1443 H atau Hari Raya Kurban yang akan datang sebentar lagi. Me­nyambut datangnya hari raya tersebut, berbagai persiapan dilakukan oleh jajaran Pemerintah Daerah Padangpariaman melalui instansi terkait. Salah sa­tunya, High Level Meeting yang dilaksanakan oleh Tim Pengendalian Inflasi Dae­rah (TPID) Kabupaten Pa­dangpariaman.

TPID merupakan tim yang bertugas memantau dan menyiapkan langkah-langkah untuk mengatasi permasalahan inflasi khu­susnya di daerah. Inflasi atau gejolak kenaikan harga yang tak terkendali da­pat membuat stabilitas e­ko­nomi terganggu. Asisten II Bidang Pemba­ngu­nan Ekonomi Zainil dan Kabag Perekonomian Pem­­kab Pa­dangpariaman Mulyadi me­mastikan ke­tersediaan bahan pangan menjelang hari raya Idul Adha 1443 H aman terkendali.

Baca Juga  72 Kafilah MTQ Dijatah Bonus

Menurutnya, tersedia­nya bahan pangan yang memadai dapat menekan ke­naikan harga yang be­rimbas pada penekanan laju inflasi. Lebih lanjut, Zainil turut mengimbau seluruh OPD terkait untuk meningkatkan koordinasi. Di sisi lain, ia juga me­ngim­­bau instansi terkait untuk melakukan monitoring secara masif ke lapangan da­lam rangka memantau lonjakan kenaikan harga kebutuhan pokok serta Pe­nyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak yang tentu memengaruhi kualitas he­wan qurban. “Me­lalui ke­giatan ini, kita dapat mendeteksi perma­salahan yang muncul, a­gar harga stabil dan inflasi dapat terkendali, khu­susnya menjelang hari raya Idul Adha ini,” ung­kapnya.

Asisten Direktur Bank In­donesia (BI) Chrystoveni me­nyebutkan, kenaikan har­ga kebutuhan pangan me­rupakan salah satu pe­nyumbang kenaikan inflasi na­sional.  Oleh karena itu, pihaknya mengatakan ke­ter­j­angkauan harga, ke­ter­sediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif dapat me­ngen­dalikan inflasi daerah. “Da­lam rekomendasi kebijakan pengendalian inflasi daerah khususnya dalam hal pa­ngan, kita dapat me­lakukan operasi pasar, pe­ningkatan produksi, pengawasan, serta peningkatan efesiensi, demi stabilnya harga kebutuhan pangan,” jelasnya.

Baca Juga  Tak Kunjung Terima Bantuan, Kantor Nagari Duku Utara, Tarusan Pessel, Dirusak Warga

Kepala Biro Perekonomian Provinsi Sumbar Abdul Aziz menyampaikan hal yang senada. Inflasi dapat menurunkan daya beli dan menghambat investasi yang muaranya adalah menurunkan Dana Insentif Daerah (DID). “O­leh karena itu, inflasi dae­rah perlu dikendalikan a­gar stabil, dan berada pada kisaran sasaran yang di­tetapkan,” ungkap Aziz. (efa)