SOLOK/SOLSEL

Cegah Kecurangan dalam Pelaksanaan JKN di Kota Solok, Lakukan Evaluasi dan Monitoring

0
×

Cegah Kecurangan dalam Pelaksanaan JKN di Kota Solok, Lakukan Evaluasi dan Monitoring

Sebarkan artikel ini

SOLOK, METRO–Pemko Solok berharap program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kota Solok berjalan sesuai de­ngan aturan yang berlaku. Dan untuk mencegah kecurangan pada pe­laksa­naan program ja­minan ke­sehatan dalam sistem ja­minan sosial nasional itu, perlu dilakukan langkah eva­luasi dan mo­nitoring.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Solok, Elvi Rosanti mengatakan, Dinas Kesehatan Kota Solok telah mangadakan monitoring dan evaluasi (Monev) terkait program JKN. Tujuannya, menyamakan persepsi program jaminan kesehatan nasional (JKN).

“Tujuan diadakannya monitoring dan evaluasi program JKN yaitu agar pelaksanaan program JKN dapat berjalan sesuai de­ngan aturan yang berlaku dan mengetahui kendala dalam pelaksanaan kegiatan verivikasi data. Kegiatan monitoring dan evaluasi ini diadakan empat kali dalam setahun dengan pe­laksanaan per triwulan,” ujarnya.

Menurutnya, data ke­pesertaan menjadi salah satu hal yang paling pen­ting dalam pengelolaan JKN, dimana data tersebut bersifat dinamis sehingga akan berubah setiap saat. Menyikapi hal itu pihaknya mengaku sudah membentuk tim verivikasi data pe­nerima bantuan iuran (PBI) JKN yang terdiri dari Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Disdukcapil, RSUD M. Natsir, dan BPJS Kesehatan Cabang Solok melalui Surat Keputusan Wali Kota Solok.

Sementara itu, Kabid PPSDK Emil Reza Razali, mengharapkan program JKN dapat berjalan sesuai aturan yang berlaku se­hingga Kota Solok tetap dalam cakupan kesehatan semesta atau Universal Health Coverage (UHC)   Sehingga penjaminan ke­sehatan yang memastikan setiap warga dalam populasi memiliki akses yang adil terhadap pela­yanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabi­litatif, bermutu de­ngan biaya terjangkau. (vko)