METRO PADANG

DPP Keluarkan SK Kepengurusan, Maidestal Sah jadi Ketua DPC PPP Padang 2021-2026 

0
×

DPP Keluarkan SK Kepengurusan, Maidestal Sah jadi Ketua DPC PPP Padang 2021-2026 

Sebarkan artikel ini
JUMPA PERS— Ketua DPC PPP Kota Padang, Maidestal Hari Mahesa dan pengurus masa bakti 2021-2026 menggelar jumpa pers, Rabu (6/7) di kantor DPC PPP Kota Padang.

PADANG, METRO–Maidestal Hari Mahesa akhirnya disahkan sebagai Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Padang Masa Bakti 2021-2026. Penge­sahan tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) DPP PPP dengan Nomor: 0684/SK/DPP/C/VI/2022 yang ditetapkan pada 28 Juni 2022  oleh Ketua Umum DPP PPP, Suharso Monoarfa dan Sekretaris Jenderal, M Arwani Thomafi.

Ketua DPC PPP Kota Padang, Maidestal Hari Mahesa mengatakan, berdasarkan SK DPP PPP tersebut, dalam konsideransnya menetapkan, mengesahkan perubahan susunan dan personalia Pengurus Harian, Pimpinan Majelis Syariah, Pimpinan Majelis Pertimbangan dan Pimpinan Majelis Pakar DPC PPP Kota Padang Masa Bakti 2021-2026.

Selain itu juga menetapkan susunan dan personalia Kepengurusan DPC PPP Kota Padang Masa Bakti 2021-2026 berdasarkan lampirannya, Ketua DPC PPP Kota Pa­dang, Maidestal Hari Ma­hesa, Sekretaris, Firdaus, SH, Bendahara, Rio Ang­gara.

Namun yang paling pen­ting pada konsiderans SK tersebut pada poin ketiga, yakni menetapkan sejak berlakunya SK ini, maka SK Nomor: 054/SK/DPP/C/II/2022 tanggal 26 Februari 2022 tentang Pengesahan Perubahan Susunan K­e­pengu­rusan DPC PPP Kota Padang Masa Bakti 2021-2026 berikut semua lampirannya tidak berlaku.

Pria yang akrab dipanggi Esa ini tidak memungkiri, proses keluarnya SK tersebut membutuhkan perjalanan yang cukup panjang. Di mana, setelah Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PPP Kota Padang pada Oktober 2021 lalu, ada begitu banyak cerita. Bahkan, beberapa waktu lalu, juga keluar SK Kepengurusan DPC PPP Kota Padang atas nama Ketua Dasman.

Namun, berkat komunikasi yang terjalin selama ini dengan DPP PPP,   akhir­nya ditetapkan kembali Kepengurusan DPC PPP Masa Bakti 2021-206 yang baru hari ini berdasarkan SK DPP PPP yang keluar 28 Juni 2022.

Esa menegaskan, dengan keluarnya SK DPP PPP yang baru ini, dirinya tidak mau lagi membahas yang lama. Di mana dalam perjalanannya, ada tarik ulur terkait SK kepengurusan ini di internal PPP.

“Tapi akhirnya sudah final melalui SK DPP PPP yang baru ini. Ini perjalanan yang panjang. Setelah beberapa komunikasi dengan DPP PPP, dipanggil, bahkan kita juga masukkan gugatan ke Mahkamah Par­tai. Sudah jalani empat kali sidang. Alhamdulilah, kami ditetapkan kembali sebagai ketua bersama pengurus,” ujar Mantan Anggota DPRD Kota Pa­dang itu.

Esa menambahkan, de­ngan adanya SK DPP PPP ini, maka amanah dari DPP PPP sudah diterimanya sebagai Ketua bersama Pengurus DPC PPP Kota Padang, sejak 28 Juni 2022 ini.  Artinya, tidak ada lagi pihak-pihak lain dengan pengakuan-pengakuannya sebagai Ketua DPC PPP Kota Padang. Tidak ada lagi gonjang-ganjing informasi yang meragukan masyara­kat.

Tidak dipungkirinya, saat ini menurut Esa, banyak pertanyaan dari ma­syarakat yang muncul siapa Ketua PPP Kota Padang sekarang?.

“Banyak masyarakat bertanya siapa Ketua PPP Padang sekarang? Ada yang ngaku ini, ada yang ngaku ini juga. Ini bukti PPP dicintai masyarakat. Ke­kisruhan sudah selesai. Teman-teman Pengurus dan Kader PPP berjuang cukup berat dan banyak hal telah dilalui. Akhirnya kebenaran terungkap dan tersampaikan. Sunatullah tidak bisa diingkari dan dilawan,” tegasnya.

 “Menghadapi pemilu 2024, dalam waktu dekat ada verifikasi partai politik (parpol) dan persiapan lainnya. Ada pileg, pilkada dan pilpres yang kita hadapi. Ini tugas berat yang harus kita laksanakan. Jangan ada lagi gugat-menggugat. Ka­rena ini merupakan SK DPP PPP. Jika ada yang menggugat, baik itu gugatan dari DPW PPP, maka sama saja melawan DPP PPP,” tegasnya.

Wakil Ketua Pimpinan Majelis Pertimbangan DPC PPP Kota Padang Masa Bakti 2021-2026, Virza Benzani menegaskan, tidak ada lagi SK DPC PPP Pa­dang selain SK sekarang ini. Karena SK DPP PPP yang sekarang ini diambil langsung ke DPP PPP. Bahkan, juga sudah melalui gugatan ke mahkamah par­tai.

Virza menambahkan, Pengurus DPC PPP Kota Padang berdasarkan SK DPP PPP saat ini, tidak ada perpecahan, penggusuran dan tidak ada yang ditinggalkan. Semuanya diakomodir di dalam SK ini. Termasuk Ketua DPC PPP Kota Padang SK DPP PPP sebelumnya, Dasman dan pengurus lainnya. Semuanya diakomodir dalam kepengurusan baru saat ini. “PPP Kota Padang tetap solid dan selalu bersama-sama. Semua diakomodir dan dirangkul untuk kejayaan PPP,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, kekisruhan terkait Ketua dan Kepengurusan DPC PPP Kota Padang ini muncul saat Esa menggugat Ketua dan Pengurus DPW PPP ke Mahkamah PPP, atas tindakan kesewenangan-wenangan karena ti­dak menyerahkan SK Ketua dan Kepengurusan DPC PPP Kota Padang.

Esa ini mengatakan, perkembangan Struktur Kepengurusan DC PPP Ko­ta Padang berawal dari sudah terselenggaranya musyawarah cabang (Muscab) ke-IX DPC PPP Kota Padang, pada 13 Oktober 2021 lalu di Padang.

Muscab dihadiri leng­kap Pengurus DPP dan DPW PPP. Muscab tersebut dengan sistem memilih lima formatur. Saat terlaksananya muscab, terpilih formatur, yakni, Esa meraih tujuh suara, Erwin (tujuh suara) dan Haris Madison (enam suara).

Pada rapat formatur I, terdapat dua usulan untuk bakal calon Ketua dan Sekretaris PPP Kota Padang Masa Bhakti 2021-2026. Yai­tu, Esa bersama Erwin me­ngu­sulkan Calon Ketua, Esa dan Sekretaris, Fir­daus.

Sementara, Haris Marison dari PAC PPP Kecamatan Lubuk Begalung mengusulkan Niki Lauda selaku Calon Ketua dan Fri Fatria selaku Calon Sekretaris. Prosesnya berjalan. Namun, tiba-tiba saja muncul rekomendasi dari DPW ke DPP yang menjadi Ketua DPC PPP Kota Padang Niki Lauda, pada 30 Oktober 2021 tanpa sepengetahuannya.

Mengetahui informasi tersebut, Esa lalu berang­kat ke Jakarta untuk konfirmasi ke DPP PPP. Hasilnya, ditetapkanlah namanya sebagai Ketua DPC PPP Kota Padang dan Firdaus, Sekretaris DPC PPP Kota Padang serta Pengurus DPC PPP Kota Padang. SK tersebut sudah ditandatangani Ketua Umum PPP dan Sekretaris Jenderal, tanggal 17 Desember 2021.

Esa juga mengungkapkan, meskipun sudah ada SK penetapan dari DPP PPP, namun DPW PPP Sumbar belum juga mengirimkan SK tersebut kepada dirinya. Pihaknya sudah mencoba audiensi ke DPW PPP Sumbar terkait SK DPP tersebut, namun tidak direspon. Inilah yang membuat dirinya menggugat DPW PPP Sumbar, melaporkan ke DPP, menggugat ke mah­kamah partai.

Namun, saat gugatan masuk ke Mahkamah Partai, tiba-tiba saja Dasman Anggota DPRD Kota Pa­dang 2019-2024 diangkat menjadi Ketua DPC Kota Padang Periode 2021-2026. Pengangkatan tersebut tertuang dalam SK DPP bernomor 0549/SK/DPP/2/2022 tanggal 26 Februari 2022 tentang Pengesahan Perubahan Susunan Ke­pengu­rusan DPC PPP Kota Padang masa bakti 2022-2026. (fan)