BERITA UTAMA

Beromzet Ratusan Ribu per Hari, Agen Togel Online Diciduk di Warung, Kecamatan Batang Anai

2
×

Beromzet Ratusan Ribu per Hari, Agen Togel Online Diciduk di Warung, Kecamatan Batang Anai

Sebarkan artikel ini
AGEN TOGEL— Pelaku berinisial SE (46) yang beperan sebagai agen judi togel online diamankan di Mapolres Padangpariaman bersama barang bukti.

PDG. PARIAMAN, METRO–Seorang agen judi toto gelap (togel) terciduk oleh Tim Opsnal Satreskrim Polres Padangpariaman usai bertransaksi dengan pe­langgannya di sebuah wa­rung di Korong Titian Aka, Nagari Buayan, Kecamatan Batang Anai, Senin (4/7) sekitar pukul 21.30 WIB.

Saat ditangkap, pelaku berinisial SE (46) dibuat tak berkutik. Pasalnya, pelaku ketika itu sedang fokus memindahkan nomor-nomor togel yang dibeli oleh pelanggannya ke website judi togel online, menggunakan handphone (Hp). Selain itu, petugas juga menemukan barang bukti uang tunai hasil penjualan nomor togel setelah meng­geledah pelaku.

Kapolres Padang Pariaman AKBP M Qori Okto­han­doko melalui Kasat Res­krim AKP Agustinus Pigai menyampaikan pe­nang­­ka­pan berawal pihaknya me­laksanakan patroli rutin dan tim mendapatkan informasi dari masya­rakat bahwa ada seseorang yang menjual permainan judi togel online  yang bertempat di sebuah kedai di Korong Titian Aka, Nagari Buayan.

“Mendapat informasi itu, tim langsung bergerak ke kedai tersebut. Alhasil, ditemukanlah pelaku sedang melakukan pemasangan angka dari si pembeli melalui Hp dengan situs ELITETOGEL di akun mi­liknya. Tim langsung me­nangkap pelaku,” ungkap AKP Agustinus Pigai, Selasa (5/6).

Dijelaskan AKP Agustinus Pigai, saat penangkapan tim juga memgamankan Hp  sebagai barang bukti permainan judi serta sejumlah uang. Saat diinterogasi, pelaku mengakui bahwa ia memang sering menjual perjudian togel di daerah itu.

“Pelaku dan barangbukti diamankan oleh pihak Satreskrim Polres Padang Pa­riaman untuk dilakukan pro­ses hukum lebih lanjut. Sementara itu tim gabungan masih melakukan pe­nyeli­dikan terhadap pelaku lainnya. Omzetnya di atas Rp 300 ribu per harinya,” ujarnya.

Meurut AKP Agustinus Pigai, keberadaan pelaku yang menerima pemasa­ngan nomor togel memang sudah meresahkan ma­sya­ra­kat setempat. Terkait judi togel, pihaknya akan terus memburu agen-agen lainnya sebagai bentuk komitmen memberantas penyakit masyarakat (pekat).

“Kami meminta ma­syarakat untuk aktif melaporkan kepada kami jika menemukan ada orang-orang yang masih nekat men­­jadi agen togel. Pasti kami akan tindaklanjuti dan lakukan penegakan hukum kepada para pelakunya,” tutupnya. (ozi)