OLAHRAGA

SPFC Batalkan Laga Ujicoba Kontra Persikabo

0
×

SPFC Batalkan Laga Ujicoba Kontra Persikabo

Sebarkan artikel ini
DUEL-Pemain Semen PAdang FC Silvio Escobar duel perebutan bola dengan pemain Persikab Bandung dalam ujicoba kedua tim yang berlangsung 29 Juli yang lalu.

PADANG, METRO–Tidak sesuainya jadwal yang diinginkan oleh pe­latih, membuat laga ujicoba antara Semen Padang FC melawan Persikabo Bogor urung terlaksana. Pertandingan yang sejati­nya akan berlangsung hari Sabtu (2/7) tersebut batal, lantaran pihak klub Persi­kabo menginginkan jadwal main dipagi hari.

Hal tersebut tidak di­sanggupi oleh jajaran pe­latih Semen Padang yang menginginkan pertandingan ujicoba tersebut dilangsungkan sore hari me­ngingat mepetnya waktu untuk persiapan tim.

“Benar pertandingan melawan Persikabo Bogor batal digelar. Alasannya karena pihak Persikabo me­nginginkan waktu per­tan­dingan pada pagi hari, se­hingga bagi tim kami jadwal tersebut tidak sesuai dengan persiapan tim alias mepet,” jelas Pelatih Kepala Semen Padang FC, Delfiadri.

Delfiadri mengatakan, dari pihak Semen Padang FC sebenarnya ingin bermain melawan Persikabo Bogor pada waktu sore hari, alasannya tak lepas dari kondisi tubuh dan kebugaran dari pemain tim kebanggaan Urang Awak tersebut.

“Jadi kalau main pagi hari rasanya tidak mungkin, karena kami baru saja bermain melawan Persikab Bandung pada tanggal 29 Juli lalu, sehingga harus mengembalikan kebugaran fisik dulu. Nah, kalau mainnya pagi tanggal 2 Juli itu pada pagi hari, tentu terlalu mempet,” ung­kapnya.

Selain itu ia menyebutkan, tujuan dari diadakannya rangkaian uji coba di Pulau Jawa adalah untuk melihat perkembangan tim, dan bukan untuk berlaga seperti sudah di dalam kompetisi.

“Yang kami lihat itu bagaimana perkemba­ng­an tim, jadi kalau tim kelelahan dalam uji coba, tentu kami juga akan sulit mencari gambaran permainan,” ujarnya.

Setelah memastikan pembatalan pertandingan melawan Persikabo, tim Kabau Sirah langsung men­cari pengganti lawan. Persiba Balikpapan menjadi lawan tim Semen Padang FC pada tanggal 4 Juli mendatang di Jakarta.

“Sebenarnya kan sesudah pertandingan Persikabo ini, kami lawan tim Persita Tangerang, tapi tim Persita juga tidak bisa, makanya kami langsung cari pengganti, dan akhirnya dapat Persiba Balikpapan. Meskipun lawan pengganti ini sama-sama berasal dari Liga 2, namun pertandingan uji coba tersebut tetap bisa menjadi bahan persiapan tim kami,” ung­kap Delfiadri.

Kemudian setelah melawan Persiba Balikpapan, tim Kabau Sirah akan me­lakoni laga uji coba terakhir melawan PSIM Yogyakarta pada tanggal 7 Juli mendatang. Selanjutnya, tim Semen Padang FC akan kembali pulang ke Padang untuk kembali memusatkan latihan sembari mela­kukan evaluasi pascauji coba di Pulau Jawa.

Dengan demikian Delfiadri menyampaikan, tidak ada tim dari Liga 1 yang dihadapi oleh tim Kabau Sirah selama di Pulau Jawa akibat batalnya bertanding melawan Persikabo dan Persita Tangerang yang mana kedua tim itu merupakan kontestan dari Liga 1.

“Ya mau bagaimana lagi, semua sudah dijadwalkan sebelumnya, namun gagal. Untuk rencana bermain lawan tim dari Liga 1 pada pertandingan uji coba tentu ada, apakah mungkin main di Padang atau di luar, kita lihat nanti. Namun yang jelas kalau di Padang mungkin belum pasti karena terkendala lapangan dan stadion,” tukasnya. (rom)