METRO PADANG

UPT Pusat Pengembangan Bahasa UIN IB Seleksi Beasiswa Maroko

0
×

UPT Pusat Pengembangan Bahasa UIN IB Seleksi Beasiswa Maroko

Sebarkan artikel ini
SELEKSI PENERIMA BEASISWA— Suasana seleksi peserta beasiswa Perguruan Tinggi Maroko melalui panitia pelaksana Pusat Bahasa UIN Imam Bonjol Padang, Sabtu (25/6) lalu.

LUBUK LINTAH, METRO–Sebanyak 160 peserta mengi­kuti seleksi beasiswa Perguruan Tinggi Maroko melalui panitia pe­lak­sana Pusat Bahasa UIN Imam Bonjol Padang. Seleksi tersebut dilaksanakan melalui 2 tahap. Tahap pertama, seleksi ke­mam­puan Bahasa Arab CBT online yang dilaksanakan pada Sabtu (25/6).

Tahap kedua, seleksi wawan­cara bagi mereka yang lolos CBT online yang akan dilaksanakan pada 28 Juni 2022 mendatang.

Untuk memaksimalkan pelaksanaan tes CBT, UPT Pusat Pengembangan Ba­hasa UIN IB menugaskan 6 orang tenaga teknis untuk mengawas selama ujian berlangsung. Selain se­bagai pengawas, sebelum pelaksanaan ujian tenaga teknis ini juga memandu peserta dalam meng­gu­nakan aplikasi CBT.

Dijelaskan Kepala Pusat Pengembangan Bahasa UIN Imam Bonjol Padang, Dr. Asrina, M.Ag menga­takan, seleksi ini sebagai ujian tahap awal. Peserta mengikuti ujian kom­pen­tensi Bahasa Arab (Mu­fro­dat, Tarakib dan Qiroah). Jika peserta lulus, secara otomatis mereka akan lo­los untuk mengikuti seleksi tahap ke dua berupa wa­wancara.

“Program ini bertujuan untuk menyaring para lulu­san SMA, Madrasah Ali­yah, Pendidikan Diniyah Formal Ulya/Satuan Pen­didikan dan sederajat (Pa­ket C) yang memiliki ke­inginan kuat untuk melan­jutkan studi di Maroko, yang mana pada tahun ini, Kementerian Agama men­dapat kuota beasiswa se­ba­nyak 30 orang se-In­done­sia,” jelasnya.

Ia juga mengatakan, program ini merupakan salah satu bentuk ker­ja­sama kedubes Maroko de­ngan Kementerian Agama. Untuk pelaksanaan seleksi ini di amanahkan oleh Ke­menterian Agama RI kepada 17 UIN yang ada di Indonesia. Bagi peserta yang lolos megikuti kedua tahap seleksi akan men­dapatkan beasiswa penuh untuk kuliah di perguruan tinggi Maroko, tambahnya.

“Harapan kami, pe­ser­ta dari warga Sumatera Ba­rat (khususnya) dapat me­ngikuti program ini. Se­hingga mempunyai sum­bangsih yang strategis un­tuk kebangkitan dan pe­ningkatan ulama di Su­matera Barat,” tandasnya. (hen)