METRO PADANG

Berlibur ke Pantai Padang, Ortu Diminta Awasi Anak Bermain Ombak

1
×

Berlibur ke Pantai Padang, Ortu Diminta Awasi Anak Bermain Ombak

Sebarkan artikel ini
LIBURAN DI PANTAI— Objek wisata Pantai Padang menjadi salah satu lokasi favorit bagi warga Kota Padang dan juga wisatawan untuk berlibur. Saat memasuki libur panjang sekolah, diprediksi banyak pengunjung yang datang. Dinas Pariwisata mengimbau para orangtua ikut mengawasi anak-anaknya saat bermain di tepi pantai.

JATI, METRO–Libur sekolah telah tiba. Objek wisata pantai menjadi salah satu alternatif bagi orang tua untuk membawa anak-anaknya untuk berlibur. Namun, dengan cuaca penghujan saat ini, maka pengun­jung pantai diminta waspada ter­hadap ketinggian gelombang laut yang berpotensi mengancam ke­se­lamatan. Aktivitas berenang di objek wisata pantai, diimbau tetap memperhatikan faktor ke­se­lamatan.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Eri Sendjaya, mengimbau kepada pengunjung yang datang dan bermain air laut untuk hati-hati. Apalagi membawa anak-anak yang mereka tidak bisa berenang. Jangan lengah atau terlena. Sebab, risiko terseret ombak sangat besar.

“Saat ini musim hujan. Tiba-tiba saja bisa hujan dan badai. Karena itu, kita tetap meminta pengunjung pantai tetap berhati-hati. Bagi orang tua jangan biarkan anak-anaknya bermain sendiri di bibir pantai. Harus tetap diawasi,” tegas Eri Sendjaya, Minggu (26/6).

Baca Juga  Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas, Pemko Padang Bina 47.692 UMKM

Pengawasan tetap dilakukan pihaknya bersama Satpol PP dan instansi lainnya. Hal ini demi menghindari persoalan yang tidak diinginkan seperti korban hanyut akibat seretan ombak dan perilaku lainnya.

Ia mengatakan, pihaknya siap turun jika hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada pengunjung. Tujuannya, agar masalah baru tidak muncul dan kenyamanan wisatawan ber­kunjung terealisasi dengan baik. “Kalau bisa, aktivitas mandi-mandinya (berenang di laut) dikurangi. Tetap mematuhi aturan di sana, misalnya tentang batasan berenang. Selain itu, petugas kita juga standby 24 jam bersama instansi lainnya,” paparnya

Baca Juga  12.198 Siswa SMP Ikuti UNBK dan UNKP

Sementara itu, sepekan libur sekolah, menurut Eri, masih belum terjadinya kenaikan wisatawan berlibur ke Kota Padang. Hal ini karena sebagian anak yang libur sekolah memanfaatkan waktu untuk sunatan bagi pria yang belum khitan atau bisa juga mereka berlibur ke kampung halaman bersama orangtuanya.

“Waktu libur kan masih panjang. Bagi warga Kota Padang mungkin pantai tidak asing lagi bagi mereka dan lebih memilih liburan bersama keluarga,” ujarnya. (ade)