METRO SUMBAR

Promosi Budaya dan Pariwisata Sumbar, Audy Joinaldy Launching Komik ”Da Audy dan Yuang Lala”

0
×

Promosi Budaya dan Pariwisata Sumbar, Audy Joinaldy Launching Komik ”Da Audy dan Yuang Lala”

Sebarkan artikel ini
LAUNCHING—Wakil Gubernur Sumatra Barat Audy Joinaldy melaunching komik yang berjudul Da Audy dan Yuang Lala.

PADANG, METRO–Wakil Gubernur Su­matra Barat (Sumbar) Au­dy Joinaldy melaunching komik yang berjudul Da Audy dan Yuang Lala. Kar­ya t ini bertujuan sebagai media promosi budaya, pariwisata, makanan, jo­kes, dan semua tentang Sumbar. Wagub Sumbar, Audy Joinaldy mengatakan, komik ini merupakan karya seniman Sumbar yang dipimpin Muhammad Fadli atau yang dikenal dengan nama Ajo Wayoik. Saat ini, sudah ada 10 strip komik yang diciptakan.

“Memang belum jadi buku, palingan kumpulin 50 baru bisa jadi sebuah buku, ini bisa jadi peninggalan yang cukup unik kedepannya,” ujar Audy saat acara Launching Komic Da Audy dan Yuang Lala di Bacarito Kopi, Kota Padang, Jumat (24/6).

Audy menjelaskan komik Da Audy dan Yuang Lala bisa dibaca lewat berbagai media, seperti scan barcode dan media sosial, sehingga tidak perlu harus jadi buku, meski kedepannya akan dibuat. Konsep Komik Da Audy dan Yuang Lala kata Audy, bercerita semua tentang Sumbar dari segi budaya, pariwisata, jokes, makanan, pakaian, dan lain-lain. Cerita­nya, sebutnya, diutamakan hal-hal yang belum dike­tahui orang luar Sumbar. Misalnya, cerita tentang berburu babi dengan anjing, karena banyak orang luar tidak tahu.

Baca Juga  Gelar Ramp Check di PO NPM, BPTD Kelas II Sumbar Bersama Tim Gabungan Temukan Hal Ini

Lebih lanjut dijelaskan Audy, komik tersebut bertujuan untuk terus mengangkat marwah Sumbar di Indonesia.  “Nanti jokes­nya yang ringan-ringan saja, jadi ini sama sekali tidak untuk mencari panggung, semua terjadi secara alami saja,” jelasnya.

Cerita komik itu, sebut Audy, akan ada dua tokoh utama, yaitu Da Audy yang merupakan dirinya sendiri yang secara pribadi terlepas dari jabatannya sebagai wakil gubernur atau sebagai politisi. Sementara, Yuang Lala merupakan sosok tokoh dari luar Sumbar yang ingin mengetahui semua tentang provinsi itu. “Nanti juga akan ada to­koh-tokoh lain, mungkin sekitar empat atau lima orang tergantung kebutuhan cerita,” ucap Audy.

Dia menyebutkan, jika sebelumnya Gubernur Sum­bar mewariskan buku pantun, maka dia mencoba untuk menghadirkan sesuatu yang  berbeda, yaitu buku komik, karya yang bisa dibaca oleh berbagai kalangan, baik orang tua apalagi yang muda-muda.

Baca Juga  Terapkan Sistem Merit untuk Pengisian Jabatan, Mahyeldi: Kurangi Praktik Pengangkatan Berdasarkan Koneksi Politik

Sementara itu, penulis komik Da Audy dan Yuang Lala, Muhammad Fadil mengatakan, bahwa tokoh Da Audy merupakan orang yang berkeliling Sumbar ,kemudian menceritakan semuanya. Komik ini akan menjawab berbagai per­tanyaan orang luar tentang Sumbar, misalnya yang baru-baru ini, yaitu Randang. “Sebelum sebelumnya juga ada tentang suntiang, jadi Da Audy sosok yang suka hunting tentang persoalan budaya Sumbar, sementara Yuang Lala bukan orang Sumbar, tapi dia tertarik budaya Sumbar,” ujar Fadli.

Lewat komik ini, kata Fadli, ia ingin menggambarkan keramahtamahan orang Sumbar terhadap orang luar. Nanti,  juga bakal ada tokoh lain sesuai dengan cerita yang dibuat dengan target dalam dua bulan akan selesai 100 strip komik. Komik itu, lanjut Fadli, akan dibukukan dan dijual. Untuk hasil penjualan, masih belum dipikirkan akan dikemanakan. Dia mengaku, tidak memikirkan soal keuntungan, dan yang penting menggambar saja untuk kemudian dibaca banyak orang. (hen)