AGAM/BUKITTINGGI

Pemilu Sarana Bermusyawarah sebagai Bingkai Membangun Bangsa

0
×

Pemilu Sarana Bermusyawarah sebagai Bingkai Membangun Bangsa

Sebarkan artikel ini

PADANGPARIAMAN, METRO–Ketua KPU Padangpariaman Zulnaidi menyatakan saat ini KPU Republik Indonesia kini melaksanakan peluncuran tahapan pemilihan umum ( pemilu) tahun 2024. “Namun kita melaksanakan kegiatan tersebut secara luring dan daring langsung dari Jakarta. Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua DPR RI Puan Maharani, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, KPU RI, Bawaslu serta seluruh KPU kab/kota dan jajaran forkopimda dimasing-masinc daerah,” kata Ketua KPU Padang­pariaman Zulnaidi, kemarin.

Pasalnya,  KPU Padangpariaman juga mengikuti acara peluncuran pemilu tersebut secara daring di kantor KPU Padangpariman  Dalam kesempatan tersebut jelasnya, Tito Karnavian selaku menteri dalam negeri me­nyampaikan sambutan dalam kegiatan peluncuran uran tersebut, pemerintah mendukung pe­nuh seluruh tahapan yang dilaksanakan oleh KPU baik pemilu maupun pilkada, serta jajaran baik itu Kapolri, TNI serta jajaran Kementrian.

Dalam hal ini KPU juga harus menjaga integritas pemilu, mendorong partisipasi pamilih, memastikan tata kelola pemilu yang akun tabel, dan masalah kesehatan penyelenggara pemilu, serta melakukan perbaikan data pemilih, sistim informasi parpol dan sistem lainya.  Dalam hal ini Mendagri juga menghimbau me­ngunakan dan memanfaatkan teknologi yang selektif dalam menjalankan kegiatan pemilu.

Sementara itu Nono Sampono Wakil Ketua DPD RI, pasal 1 ayat 2 uu no 7 tahun 2017, menyebutkan bahwa tahapan pemilu dilaksanakan 20 bulan sebelum pelaksanaan pemilu, DPD mengapresiasi terhapap KPU karena melaksakan pelucuran susuai aturan, walaupun pemilu masih dalam perdebatan penundaan pemilu.

DPD RI juga mengharapkan agar pemilu bisa dilaksanakan jujur, demokratis dan tidak terulang lagi catatan pemilu sebelumnya, seberti banyaknya KPPS yang gugur dalam pelaksanaan pemilu.  Beliau juga berharap dapat berlangsung secara lancar dan aman dan susiai dengan waktunya tidak memicu konflik se­perti politik identitas dan lainya

Sementara Ketua DPR RI Pu­an Mahari mengingatkan bahwa Pemilu di Indonesia tidak hanya sebagai rutinitas demokrasi saja, karena pemilu merupakan me­ngamalkan nilai pancasila ke 4, pemilu jadi arena bagi rakyat untuk memilih pemimpin mereka.

Dengan pemilu jelasnya, me­rupakan perwujudan wajah bangsa Indonesia. Beliau juga me­ngingat pemilu yang dilaksanakan tidak sesuai dengan ketentuan, maka ini akan bisa membuat Indonesia dalam perpecahan.  “Mari kita jadikan pemilu sebagai instrumen demokrasi, pemilu arena komposisi bukan sebagai pertempuran,” ujarnya.

Melalui pemilu lanjutnya, mari dengar harapan rakyat Indonesia tentang apa yang diinginkan rakyat Indonesia Kemudian Ke­tua KPU RI Hasim Asy’ari me­nyatakan ini demokrasi dilaksanakan secara reguler 5 tahun sesuai dengan Undang Undang.  “Pemilu dan dan pilkada merupakan arena konflik dalam merebut kekuasaan, oleh sebab itu pen­ting kita bersama menjadikan pemilu sebagai integrasi bangsa, karena Indonesia itu majemuk,” ujarnya.

Mari terangnya, menjadikan pemilu sebagai sarana untuk menjadikan integrasi memba­ngun bangsa, pemilu merupakan sarana bermusyawarah sebagai bingkai membangun bangsa.

Pemilu sebagai menyalurkan sarana untuk hak warga Indonesia untuk memilih pemimpinnya.  Hasyim juga menyampaaikan mohon dukungan kepada peme­rintah, partai politik, masyarakat Indonesia agar pelaksanaan bisa berjalan sesuai dengan aturan yang ada.

Kegiatan KPU Padangpariaman secara daring ini juga dihadiri langsung Bupati Padangpa­riaman Suhatri Bur bersama Jajarannya dan semua forkompinda se Padangpariaman.(efa)