SAWAHLUNTO, METRO—Antisipasi PMK, UPTD Puskeswan Gandeng BPP Kecamatan Talawi. Akibat bahaya yang timbul dari PMK jelang Hari Raya Qurban dilakukan giat pencegahan penularan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Penyemprotan desinfektan dan pemberian multivitamin dilakukan pada ternak sapi dan kandang kandang sapi milik warga Desa Kumbayau, Kecamatan Talawi Kota Sawahlunto, untuk mencegah penyebaran PMK pada ternak sapi, kerbau dan kambing.
Langkah preventif di lakukan dengan menyisir kandang kandang sapi yang terindikasi PMK, setelah mendapat laporan dari petugas lapangan dan masyarakat pemilik ternak.
Indentifikasi ternak di lakukan dengan mengadakan interview kepada pemilik ternak, hal ini dilakukan untuk mendapatkan informasi pasti tentang asal ternak, jumlah ternak, kendaraan pengangkut, Padang gembala dan informasi penting lainnya.
Setelah mendapat informasi, tim Puskeswan Sawahlunto melakukan desinfeksi pada kadang kadang sapi, peralatan kandang, kendaraan pengangkut ternak, daerah Padang pengembalan, juga melakukan pengobatan pada ternak yang teridentifikasi PMK.
Kegiatan tersebut berlangsung pada hari Jumat pagi hingga menjelang sholat Jumat, siang harinya tim membagi menjadi dua. Satu tim ke Muaro kalaban, satu tim lagi kembali ke kumbayau untuk melanjutkan kegiatan tersebut. Dibawa guyur hujan lebat, tim Puskeswan melakukan penyemprotan desinfektan dan pengobatan pada ternak sapi, ini berlangsung hingga malam.
Koordinasi dilakukan pada hari Sabtu (11/6) dengan koordinator BPP Kecamatan Talawi ibu Yulti Ermi. “Kolaborasi Puskeswan dan BPP Kecamatan Talawi dalam pelaksanaan kegiatan ini sangat bagus agar bisa sama bisa mengetahui dan menginformasikan ke masyarakat tentang penyakit PMK ini,” kata Yulti Ermi Koordinator BPP Kecamatan Talawi.
Penyemprotan desinfektan dan pengobatan yang di lakukan di hari Sabtu (11/6), didampingi langsung Koordinator BPP Kecamatan Talawi. “Tim investigasi menyampaikan terimakasih karena di waktu libur PNS ibu hadir untuk mendampingi kami,” ucapnya.
“Kita mulai penyemprotan desinfektan dan pemberian multivitamin untuk pencegahan dalam membunuh kuman dan bakteri yang ada di udara dan di kandang sapi. Semua ini kita lakukan dalam pencegahan,” tutup dokter hewan Tiwi, Sabtu (11/6). Dokter Hewan Tiwi memesriksa mulut sapi peternak untuk memastikan terhindar dari PMK. (pin)





