METRO PADANG

Wako Padang Ikut Bantu Pencarian 3 Pelajar SMK Korban Hanyut di Lubuak Tongga

0
×

Wako Padang Ikut Bantu Pencarian 3 Pelajar SMK Korban Hanyut di Lubuak Tongga

Sebarkan artikel ini
287432578 389805006512866 6615424973296577917 n
PENCARIAN SISWA HANYUT — Wali Kota Hendri Septa menyaksikan petugas BPBD Kota Padang bersama Tim SAR Gabungan, personel TNI/Polri serta unsur kebencanaan lainnya dan masyarakat setempat tengah berjibaku melakukan pencarian bagi ketiga korban hanyut yang merupakan pelajar SMK Negeri 5 Kota Padang di pemandian Lubuak Tongga, Minggu (12/6) pagi.

BALAI GADANG, METRO–Mendengar kabar duka hanyutnya tiga orang warga di kota yang ia pimpin sewaktu mandi-mandi di Lubuak Tong­ga, Kelurahan Balai Gadang, Keca­matan Koto Tangah, Sabtu (11/6) sekira pu­kul 12.00 WIB, pada Minggu (12/6) pukul 09.00 WIB, Wali Kota Padang Hendri Septa langsung men­datangi lokasi sembari memimpin upaya pencarian korban.

Dalam kesempatan itu juga terlibat Kapolresta Padang AKBP Ferry Harahap, Anggota DPRD Kota Padang Rustam Efendi, Kepala Dinas PUPR Tri Hadiyanto serta Kabag Prokopim Amrizal Rengganis, Camat Koto Tangah Darmalis dan Lurah Balai Gadang Yufrizal Maas.

Berdasarkan pantauan di lapangan, di beberapa titik aliran Sungai Batang Kandis itu, petugas BPBD Kota Padang bersama Tim SAR Gabungan, personel TNI/Polri serta unsur kebencanaan lainnya dan masyarakat setempat tengah berjibaku melakukan pencarian bagi ketiga korban hanyut yang merupakan pelajar SMK Negeri 5 Kota Padang itu.

Sekian lama melakukan pencarian dua dari tiga korban hanyut pun akhirnya berhasil ditemukan. Keduanya adalah Sintia Vita Loka (16) yang berdomisili di Belakang Taman Makam Pahlawan dan Ulfa (16) tinggal di Jalan Ahmad Yani.

Baca Juga  Keluarga Besar Kito Badunsanak Mata Air Sekitar, Menjalin Silaturahmi, Memperkuat Organisasi

Korban Sintia ditemukan pukul 11.20 WIB dengan kondisi terjepit di sebuah batu besar di sekitar lokasi kejadian awal mula ia hanyut dengan keadaan tidak bernyawa lagi.

Selang beberapa jam Ulfa yang ditemukan dengan kondisi dan di tempat yang tak jauh dari jenazah Sintia ditemukan. Jenazah keduanya pun sudah dibawa petugas ke Rumah Sakit Bhayangkara.

Sementara, satu orang korban lagi Ikhsan Maulana (16) beralamat di Komplek Bunga Mas 3 Tunggul Hitam masih dalam upaya pencarian.

Seperti diketahui, kronologi kejadian hanyutnya ketiga pelajar SMK tersebut berawal sewaktu mereka dan satu orang rekannya yang selamat yaitu Aditya Nugraha (16) hen­dak mandi-mandi di Lu­buak Tongga. Keempat remaja tersebut tidak me­nge­tahui kondisi cuaca buruk dan debit air yang tinggi saat itu.

Aditya yang selamat sewaktu kejadian pun me­ngaku sudah berupaya menyelamatkan rekan-rekannya, namun upayanya sia-sia dikarenakan arus sungai yang begitu deras dan datang secara men­dadak lantas menyeret ketiga rekannya. Ia langsung melaporkan kejadian itu ke masyarakat setempat.

Wali Kota Padang Hendri Septa di sela pencarian menyampaikan atas nama pribadi dan Pemerintah Kota (Pemko) Padang turut berduka cita sedalam-da­lam­nya atas musibah yang melanda ketiga korban warga Kota Padang yang hanyut tersebut.

Baca Juga  Masa Pengisian Jabatan Wawako Bersisa 15 hari lagi, Hendri Septa bakal Menjomblo hingga Akhir Jabatan

Ia pun lantas menguat­kan para orang tua dan keluarga korban sembari berharap semua korban bisa ditemukan sesegera mungkin.

“Hari ini, alhamdulillah dua dari tiga korban berhasil ditemukan. Mudah-mu­dahan satu korban lagi juga dapat ditemukan sesegera mungkin. Kita akan menyisir aliran sungai Batang Kandis ini sampai ke muara pantai untuk upaya pencarian tentunya,” harap orang nomor satu di Kota Padang itu seraya menyemangati petugas yang melakukan pencarian korban.

Lebih lanjut Hendri Sep­ta juga mengingatkan kepada warga Kota Padang seiring keluarnya peringatan dini cuaca buruk di wilayah Sumbar termasuk Kota Padang dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Minangkabau.

“Pihak BMKG mempre­diksi cuaca buruk masih melanda sebagian besar wilayah ini hingga beberapa hari ke depan. Untuk itu kepada seluruh masya­ra­kat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi,” tukas Wali Kota didampingi Plt Kalaksa BPBD Arfian. (rel)