PASAMAN, METRO–Kodim 0305/Pasaman menggelar Bimbingan Tekhnis (Bimtek) Pembahasan Edukasi 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), pekan lalu. Kegiatan bimtek ini merupakan bagian dari pelaksanaan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-113 untuk kegiatan non fisik di Kabupaten Pasaman. Bimtek melibatkan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3APP2KB) Kabupaten Pasaman. Bimtek 1.000 HPK diberikan kepada pasangan suami-istri yang baru menikah dan keluarga, yang sudah punya bayi lima tahun (balita) harus mengetahui informasi perkembangan anak di usia Dini. Mulai dari kandungan sampai umur anak dua tahun.
Pada kesempatan bimtek tersebut, narasumber dari P3APP2KB Kabupaten Pasaman menyampaikan pentingnya pasangan yang baru menikah sampai mempunyai anak mendapat informasi. Tujuannya, agar bisa tahu dan memahami perkembangan yang terjadi terhadap anak balita dari janin sampai 1.000 kehidupannya.
Informasi ini penting, karena dengan mengetahuinya, anak-anak yang baru lahir bisa terhindar dari penyakit stunting, yakni penyakit yang membuat anak-anak terganggu perkembangannya pertumbuhan tingginya.
Serma Ramlan Satgas TMMD ke-133, Kodim 0305/Pasaman, Serma Ramlan mengatakan, dirinya sangat senang dan bersyukur melihat antusias masyarakat di Nagari Ganggo Hillia mengikuti kegiatan bimtek edukasi ini. “Terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini. Saya juga senang masyarakat ternyata antusias mengikuti bimtek ini,” ucap Serma Ramlan.
Buka Akses Jalan Baru
Selain kegiatan non fisik, pada program fisik TMMD ke-113 yang berlangsung dari 11 Mei hingga 9 Juni 2022 tersebut, dipusatkan di Jorong Tanjung Bungo, Nagari Ganggo Hilir Kecamatan Bonjol, Pasaman ini juga dilaksanakan pengerjaan pembukaan akses jalan baru yang menghubungkan kawasan Bonjol Kabupaten Pasaman dengan Kinali, Kabupaten Limapuluh Kota.
Pada pembukaan jalan baru, juga dilaksanakan pelebaran sekaligus pengerasan jalan sepanjang 1.550 meter, dengan lebar delapan meter.
Pembukaan akses jalan akan menumbuhkan perekonomian. Akses masyarakat Pasaman dan Pasaman Barat menuju jalan tol nanti juga akan cepat.
Pada TMMD di Pasaman tahun ini juga dilaksanakan pemasangan batu parit air di Jorong Tanjuang Bungo dan pembuatan jembatan plat duiker 1 di Anak Air Paku di Jorong Tanjuang Bungo Nagari Ganggo Hillia Kecamatan Bonjol.
TMMD merupakan bentuk sinergi pemda dengan TNI. Melalui kegiatan ini diharapkan ada pemerataan pembangunan yang lebih baik, sekaligus meningkatkan semangat gotong royong.
Untuk mendukung pembangunan infrastruktur, TMMD mendapat dukungan dari berbagai badan dinas/instansi/lembaga pemerintahan/ stakeholder, diantaranya dari PT. Semen Padang, Bank Nagari, Pegadaian dan Baznas.
Wakil Bupati Pasaman, Sabar AS mengatakan, menyambuta baik kegiatan TMMD tahun inin di Pasaman. Dalam program pembangunan Kabupaten Pasaman yang merupakan line of equator, Sabar menyebutkan, tahun ini ada anggaran Rp3 miliar dan tahun depan juga disiapakan anggaran Rp3 miliar untuk pembuatan planetarium.
Diungkapkannya, kendala selama ini adalah akses jalan yg menghubungkan Kabupaten Pasaman dengan Limapuluh Kota. “Alhamdulillah untuk mewujudkan tersebut masyarakat bersedia memberikan tanahnya. Kalau akses ini dibuka, maka perekonomian masyarakat bisa meningkat,” harapnya. (fan)






