METRO SUMBAR

Wabup Lepas 110 CJH, Satu Batal Berangkat karena Meninggal Dunia

1
×

Wabup Lepas 110 CJH, Satu Batal Berangkat karena Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
SERAHKAN BENDERA— Disaksikan Wabup Richi Aprian, Kapolres Tanahdatar AKBP Ruly Indra Wijayanto. SIK.,M.Si menyerahkan bendera Tanahdatar ada ketua tim haji Tanahdatar.

TANAHDATAR, METRO–Pemerintah Daerah Ka­bupaten Tanah Datar kem­bali berangkatkan Jamaah Calon Haji (JCH) 1443 H/ 2022 M dan resmi dilepas Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian, SH, MH, Sabtu (4/6) di Gazebo Gedung Indo Jolito Batusang­kar. Pada kesempatan itu Wabup Richi Aprian ber­pesan pada JCH untuk fokus beribadah, selalu menjaga kesehatan dan kekompakan dalam rombongan serta meningkatkan kesabaran dalam men­jalankan ibadah selama 40 itu, ditambah lagi cuaca panas di tanah suci Mekkah.

“Hati-hati juga selama beribadah karena hal-hal yang tidak kita ingini bisa saja terjadi, selalu berkoordinasi dengan pimpinan rombongan, jangan pergi sendiri-sendiri,”pesan Wa­bup.

Dikatakan Wabup Richi Aprian dari yang dilepas keberangkatannya 111 J­CH Tanah Datar hanya 110 yang berangkat, karena satu diantaranya jamaah perempuan yang bernama Zelvi Abdul Malik Zen (57) asal Kecamatan Ba­tipuh Selatan meninggal dunia bakda Subuh dihari pelepasan keberangkatan ini.

“Mudah-mudahan Allah.SWT mengampuni segala dosa Almarhumah dan menerima niatnya untuk berangkat haji dengan memberikan gelar hajjah yang mabrur dan begitu juga dengan tamu-tamu Allah.SWT yang berangkat tahun ini menunaikan pang­gilan Allah.SWT kembali­nya menjadi haji dan hajjah yang mab­rur, ”harap­nya.

Baca Juga  Jaga Kelestarian Penyu di Kabupaten Pasaman Barat, 100 Anak Penyu Dilepas ke Laut

Sebelumnya Kepala Kementerian Agama Ta­nah Datar Syahrul mengatakan jika Pemerintah Arab Saudi secara resmi telah mengumumkan jika JCH tahun ini sebanyak 1 juta orang dan kuota Indonesia sebanyak 100.051 orang, Sumatera Barat 2.093 orang dan Tanah Datar sebanyak 111 orang dan di­nyatakan lengkap secara administrasi.

Dikatakan Syahrul jika 111 JCH tahun ini merupakan kuota tahun 2020 yang gagal berangkat akibat pandemi covid-19. Sebetulnya kuota yang merupakan jatah tahun 2020 itu sebanyak 281 orang namun bisa diberangkatkan hanya 111 orang yang mana ini juga akibat dari pemba­tasan jatah dari Pemerintah Arab Saudi, jika normalnya 2 juta orang namun dipangkas menjadi 1 juta orang. “Pembatasan kuota ini juga berdasarkan umur yangmana umur maksimal berangkat adalah 65 tahun dan itulah yang turut mempengaruhi kurangnya ja­maah yang berangkat ter­sebut,”ujarnya.

Baca Juga  RS Otak Bukittinggi Kunjungi Tanahdatar

Syahrul juga ceritakan jika JCH ini sebenarnya ada 116 orang dan 5 orang batal berangkat, ada pasutri dan ada perorangan dengan alasan ada pasa­ngan suami isteri akibat suaminya batal berangkat karena terkendala umur sang isteri pun memba­talkan untuk berangkat haji, karena semasa me­nikah dulu sudah berjanji jika akan menunaikan ibadah haji berdua. Dan ada juga yang tidak mau divaksin.

Syahrul menambahkan jika JCH Tanah Datar ini tergabung dalam kloter 2 embarkasi Padang yang terdiri dari Bukittinggi, Ka­bupaten Padang Pariaman, Kota Pariaman dan Kota Padang ditambah petugas haji, ketua kloter, pembimbing ibadah dan tenaga medis menjadi 393 untuk kloter 2 tersebut. Saat pelepasan JCH tersebut turut hadir Kepala OPD, Rektor IAIN Batusangkar Prof. Dr. Marjoni Imamora, M.Sc, Forkopimda, Ketua GOW Ny. Patty Richi Aprian dan undangan lainnya. (ant)