PARIAMAN, METRO–Wali Kota Pariaman H Genius Umar menyatakan setelah lebih kurang dua tahun keberangkatan Calon Jamaah Haji (CJH) Kota Pariaman tertunda akibat pandemi covid-19, akhirnya tahun 1443 H / 2022 M, rombongan CJH Kota Pariaman berangkat menuju tanah suci.
“Sekarang CJH kita telah siap berangkat dan masuk asrama haji untuk melaksanakan rukun Islam yang ke lima tersebut,” kata Walikota Pariaman H Genisu Umar, kemarin, usai pelepasan CJH Kota Pariaman Kota Pariaman.
Katanya, ini adalah hari yang berbahagia bagi semua CJH, setelah dua tahun terhenti karena pandemi covid-19, pemerintah Arab Saudi akhirnya memberikan kesempatan bagi CJH Indonesia untuk bisa datang mengunjungi Kabah, guna melaksanakan ibadah haji di tahun ini. “Tentu saja hal yang kita nanti-nantikan selama dua tahun ini, menjadi obat bagi CJH yang akan berangkat menunaikan ibadah haji, setelah bertahun-tahun menunggu giliran mereka untuk memenuhi panggilan suci ini,” ungkap Genius.
Selamat saya ucapkan pada CJH yang akan berangkat, semoga sealu diberi kesehatan dan kekuatan dalam menunaikan ibadah haji, sehingga bisa menyelesaikannya dengan baik, dan menjadi haji yang mabrur.
Beliau menyampaikan, karena saat ini cuaca di Arab Saudi cukup panas, jangan lupa untuk selalu minum dan membawa air minum ketika berada di luar ruangan, guna menghindari dehidrasi. Usahakan untuk tidak melakukan kegiatan yang tidak bermanfaat di luar ruangan, sehingga ketika akan melaksanakan ibadah yang lainnya kondisi badan masih dalam keadaan sehat dan kuat. “Intinya jangan takut untuk beribadah, karena semua akan dimudahkan jalannya oleh Allah SWT. Ikuti aturan yang telah ditetapkan, selalu jaga kekompakan. Saya hanya minta doanya saja disana, agar seluruh program Pemerintah Kota Pariaman semuanya berjalan lancar, demi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Kota Pariaman, sehingga daerah kita semakin maju, dan tidak tertinggal oleh Kota/Kabupaten lainnya di Indonesia,” ulas Genius Umar.
Untuk JCH Kota Pariaman yang tergabung dalam kloter 2 (dua) ini berjumlah sebanyak 54 orang, terdiri dari pria sebanyak 19 orang, dan wanita sebanyak 35 orang. Dalam rombongan tersebut juga ada jamaah tertua atas nama Arlis Martha (64 tahun 9 bulan) dan yang termuda bernama Yoga Mestika Putra (28 tahun). (efa)






