METRO SUMBAR

PLN Teluk Sirih Gelontorkan Dana TJSL Rp256,5 Juta

0
×

PLN Teluk Sirih Gelontorkan Dana TJSL Rp256,5 Juta

Sebarkan artikel ini
LAUNCHING CSR PLN— Asisten II Setko Padang Endrizal bersama Manajer PT PLN UPK Teluk Sirih Ferry Setiawan foto bersama usai melaunching CSR PLN UPK Teluk Sirih

PADANG, METRO–PT PLN (Persero) UPK Teluk Sirih kembali menunjukan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) terhadap warga sekitar perusahaan, dengan me­nyalurkan dana Corporate Social Responbility (CSR) senilai Rp 256,5 juta. Hal ini sebagai wujud nyata komitmen dan kepedulian PLN terhadap masyarakat me­lalui program TJSL.

“Alhamdulillah, berkat kerja keras tim kami, dana TJSL senilai Rp 256,5 juta yang kami usulkan ke PLN pusat, disetujui. Untuk per­kembangan dari tahun ke tahun memang berbeda-beda, tergantung program yang diusulkan,” ujar Ma­nager PLN UPK Teluk Sirih, Feri Setiawan Efendi kepada wartawan usai penye­rahan dana TJSL secara simbolis di Kantor Camat Bungus Teluk Kabung, Selasa (31/5).

Dana CSR senilai Rp 256,5 juta tersebut, meliputi empat sasaran yakni, Pendampingan Pembuatan Batako Pemanfaatan Fly Ash and Bottom Ash (FABA) PLTU Teluk Sirih di desa Teluk Kabung Tengah senilai Rp 106,825 juta, me­nyasar kelompok masya­rakat yang berjumlah sembilan orang.

Di mana, Pemanfaatan FABA untuk pembuatan batako yang dikelola ke­lompok pembuat batako ini membuat UPK Teluk Sirih untuk melakukan kerja sa­ma dalam pemanfaatan FABA PLTU. Sebagai mana pada tahun sebelumnya UPK Teluk Sirih sudah memanfaatkan paving blok untuk sarana umum di ling­kungan UPK Teluk Sirih dan Teluk Kabung Tengah.

Lalu juga ada Pelatihan Pengolahan Hasil Tanam Hydroponik dan Sertifikasi Produk di desa Teluk Ka­bung Tengah (Pendidikan) senilai Rp 49,800 juta. Program yang menyasar ke­lompok masyarakat yang berjumlah 8 orang tersebut, pekerjaannya meliputi memberikan pelatihan kepada kelompok pengolahan hasil tanam hydropo­nik yang lebih produktif dan memberikan sertifikasi produk olahan tanaman hydroponik.

Kemudian Penanaman Pohon Andalas/Mangrove di Teluk Buo (lingkungan) senilai Rp 33,500 juta progam yang menyasar kelompok masyarakat berjumlah 5 orang tersebut, dengan melakukan pelestarian ta­manan yang sudah termasuk langka. Seperti tanaman khas Sumatera Barat yaitu Pohon Andalas atau yang disebut murbei raja putih, murbei shahtoot, murbei Tibet, atau murbei panjang, serta Pembuatan Sarana Pembudidayaan Ikan Hias Air Tawar (UM­KM) senilai Rp 66,375,000. Di mana program ini me­rupakan bantuan berupa pem­buatan lima unit ko­lam, bibit ikan dan sarana prasarana pembudida­yaan ikan hias air tawar.

Melalui TJSL ini, arti­nya harus tetap ada bagaimana kontribusi si penerima bantuan, apakah program yang diusulkan itu bisa menarik atau sesuai dengan kriteria yang ada di PLN. Ke depan pihaknya akan lebih intens lagi me­lakukan sosialisasi ke ma­­syarakat, terkait kriteria TJSL yang sesuai de­ngan arahan kantor PLN pusat.

Selain itu, juga ada program TJSL unggulan. Ini diharapkan bisa untuk terus ditingkatkan dari tahun ke tahunnya secara bertahap. Pada tahap awal baru ide awalnya saja, kemudian di tahun selanjutnya adalah program pengembangannya, seperti penambahan alat hingga pemasarannya. Ini akan terus berkesinambungan se­tiap tahunnya, sehingga dampaknya ke masya­ra­kat bisa lebih baik lagi.

“Bantuan TJSL yang kita serahkan ini tidak serta merta kita lepaskan begitu saja, namun akan kita awasi dan evaluasi terus. Sehingga, program yang diusulkan tersebut memang betul-betul berjalan sesuai dengan apa yang di amanahkan PLN pusat,” ungkap Feri.

Asisten II Pemko Pa­dang, Endrizal, mengaku bersyukur dengan adanya bantuan TJSL ini. Bantuan ini, sangat besar artinya, terutama bagi peningkatan perekonomian masyarat yang telah terpuruk pascapandemi covid-19.

“Keberadaan PLN Teluk Sirih ini sangat membawa berkah bagi masya­rakat kami. Jadi harapan kami ke depan, bantuan program CSR seperti ini hendaknya bisa terus berlanjut setiap tahunnya,” ujar Endrizal.

Camat Bungus Teluk Kabung, Harnoldi, juga tidak menampik jika masih banyak masyarakat Bung­tekab lainnya yang membutuhkan bantuan se­perti ini. Pihaknya bersama lurah juga berharap dapat berpartisipasi aktif dalam TJSL ini. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan TJSL yang diberikan tersebut. Harapan kami, bantuan seperti ini dapat me­nyentuh lebih banyak ma­syarakat lainnya. Ke de­pan, kita perlu bersinergi dalam program TJSL ini,” pinta Harnoldi.(boy)