PASAR RAYA, METRO–Cuaca yang buruk dan disertai badai membuat nelayan tak bisa melaut. Akibatnya saat ini ikan segar sulit ditemui di pasaran. Kini yang beredar hanya ikan yang telah disimpan dan dibekukan selama berbulan-bulan.
“Yang banyak beredar sekarang ikan beku dari Sibolga dan Aceh. Ikan itu merupakan ikan yang dibekukan sejak ditangkap. Kemudian dijual pada saat ikan langka,” sebut Awal, salah seorang agen ikan di Pasar Raya Padang, Minggu (29/5).
Ia mengatakan, ikan beku itu dibawa dari Medan atau Aceh. Kemudian transit di Kota Bukittinggi dan Padangpanjang. Pedagang ikan di Kota Padang menjemputnya dari Bukittinggi atau Padangpanjang dan dibawa ke Padang untuk dijual lagi kepada konsumen.
Ikan ini, kata Awal cenderung lebih rendah kualitasnya dari ikan segar.
“Ikan beku memiliki ciri-ciri mata yang sudah mulai pudar dan memutih, daging sudah berwarga biru kehitaman, sisik sudah lengket kuat di badan ikan. Selain itu rasa ikan beku juga terasa hambar,” ulas Awal.
Sementara ikan segar memiliki ciri bagian mata bersih, dagingnya terlihat segar dan tidak ada kebiru biruan, sisik mudah lepas di air. Rasa ikan segar juga lebih manis dari pasa ikan beku.
Adapun kondisi insang, saat ini tidak bisa lagi menjadi patokan pembeda antara ikan segar dengan yang telah dibekukan selama berbulan bulan. Karena insangnya sama-smaa merah.
“Ikan segar merah juga Ikan belu merah juga insangnya karena dibekukan saat masih segar. Yang paling mencolok bedaanya adalah kondisi tubuh, sisik dan area mata,” terang Awal. (tin)





