PADANG, METRO–Seakan tidak pernah jera merasakan pahitnya di balik jeruji besi (penjara), seorang residivis kembali harus berurusan dengan pihak kepolisian. Bahkan pelaku yang bernama Wan Gauang (35) telah 3 kali keluar masuk bui.
Namun, hal tersebut seakan tidak membuat ciut nyali pelaku untuk “bermain” kejar-kejaran dengan pihak kopolisian. Terbaru, pria yang memiliki banyak tato ditangan ini kembali menjadi target polisi lantaran mencuri diatas angkot.
Pria yang merupakan warga Pampangan, Kecamatan Lubuk Begalung ini kembali diciduk oleh tim Klewang Satreskrim Polresta Padang atas kasus pencurian Handphone, Jumat (27/5) sore.
Saat ditangkap dikediamannya, pelaku tidak melakukan perlawanan lantaran polisi langsung menemukan barang bukti HP yang merupakan HP korban yang ia curi di dalam sebuah angkot. Dengan kondisi tangan terikat, pelaku langsung digiring ke mako Polresta Padang untuk penyelidikan lebih lanjut.
Dalam melancarkan aksinya, pelaku menyasar penumpang wanita. Selanjutnya, tersangka berpura-pura menjadi penumpang angkot kemudian duduk di samping korban yang sedang membawa sebuah tas.
Disaat korbannya lengah, jemarinya beraksi membuka tas korban hingga berhasil mendapatkan sebuah HP. Setelah HP didapatkan, tersangka meminta sopir untuk memberhentikan laju kendaraan untuk selanjutnya turun dari angkot tersebut.
Sementara itu, korban yang menyadari HP nya telah dicuri orang saat sampai ditujuannya, kemudian melaporkan hal tersebut ke Polresta Padang.
“Dari laporan korban tersebut, kemudian dilakukan penyelidikan untuk mencari keberadaan HP korban hingga diketahui keberadaannya ditangan tersangka,”ujar Kasatreskrim Polresta Padang Kompol Dedy Adriansyah Putra.
Tim Klewang yang mengetahui keberadaan tersangka langsung menuju lokasi dan mengamankan tersangka.
“Tersangka bernama Wan Gaung (35) berhasil diamankan di Gang Loko, Kelurahan Pampangan, Kecamatan Lubuk Begalung bersama barang bukti satu unit HP Oppo Reno 6 milik korban. Selain itu diketahui tersangka ini merupakan resedivis kasus pencurian yang telah 3 kali keluar masuk penjara,”ungkapnya.
Dikatakan Kasat, pelaku ini selain merupakan residivis dengan kasus pencurian, dalam melakukan aksinya bahkan tidak segan melukai korban yang melawan.
“Pelaku merupakan residivis dengan kasus yang sama. Dia melakukan aksi seorang diri dan saat melakukan aksi tidak segan melukai korban yang melawan,”pungkas Dedy. (rom)





