SOLOK, METRO–Rapat koordinasi yang merupakan agenda rutin pemerintah kota dalam melakukan singkronisasi dan sinergisitas pelaksanaan tugas organisasi perangkat daerah (OPD). Terutama yang berkaitan dengan lintas sektoral.
Di samping itu, juga menjadi wadah evaluasi progres pelaksanaan program kegiatan serta penyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat. “Banyak hal yang menjadi evalusi dalam rapat koordinasi, terutama yang telah menjadi prioritas penyelesaian atas permasalahan yang dibahas dalam rakor sebelumnya,” jelas Wali Kota Solok. Zul Elfian, kemarin.
Beberapa hal yang menjadi perhatiannya dalam mereview materi tindak lanjut rakor terdahulu, di antaranya penataan aset Pemerintah Daerah, Tanah-tanah Fasum, Penataan Ulang pedagang yang berjualan tidak pada tempatnya pasca lebaran. Validasi data pedagang yang direlokasi Tindaklanjuti titik-titik parkir liar. “Amankan aset-aset pemerintah kota seperti tanah-tanah fasum, beri tanda. Jika perlu pelihara dan manfaat untuk penghijauan,” tegas Zul Elfian.
Selain itu penataan ulang pedagang musiman yang muncul dibulan ramadhan dan idul fitri yang telah dilakukan, agar OPD terkait kedepannya untuk lebih menjaganya. Namun demikian diharapkan tetap di backup oleh OPD terkait lainnya.
Selain itu juga dievaluasi penanganan pinggir mushala Baitul Makmur di Kelurahan Tanjung Paku yang telah mulai dilakukan pengerjaan laydam. Progress Penyelesaian permasalahan tanah Jalan Lingkar Utara.
Diakhir rakor dirinya menegaskan kepada seluruh Kepala OPD untuk bersama mewujudkan Solok Kota Beras Serambi Madinah yang Berjuara dan menjadi ASN yang beraqlak. (vko)






