PAYAKUMBUH/50 KOTA

Pilwanag Berlangsung Aman, 21 Orang Petahana Tumbang 

0
×

Pilwanag Berlangsung Aman, 21 Orang Petahana Tumbang 

Sebarkan artikel ini
COBLOS— Bupati Limapuluh Kota Safaruddin bersama istri saat melakukan pencoblasan pada Pilwanag, kemarin.

LIMAPULUH KOTA, METRO–Bupati Limapuluh Ko­ta, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo menyebut suksesnya rangkaian pelaksanaan proses pemungutan suara di 674 TPS de­ngan jumlah pemilih mencapai 232.277 terdaftar di 70 nagari di Limapuluh Kota, merupakan keme­nangan bagi seluruh warga Lima puluh Kota. Hal itu sebagai bentuk tingginya kesadaran politik warga untuk menunaikan hak pilihnya. Kemudian dipadu kematangan politik para  kandidat wali nagari yang legowo dengan hasil akhir penghitungan suara.

Kesuksesan itu juga buah dari kerja keras semua elemen penyelenggara pilwanag seperti pa­nitia pelaksana, jajaran perangkat daerah Peme­rintah Kabupaten Limapuluh kota,  TNI dan Polri,  peran serta segala elemen masyarakat di nagari, sehingga tercipta suasana kondusif untuk  Pilwanag 2022.  Bupati Safaruddin juga menyampaikan ucapan selamat kepada 70 Calon Wali Nagari terpilih dengan suara terbanyak dan berpesan agar tetap bersikap ren­dah hati, koperatif dan selalu berkomunikasi dengan segala unsur di ma­sing-masing nagari sampai ditetapkan dan dilantik selaku wali nagari de­finitf.

”Kita bersukur pemungutan suara berjalan sukses,  terkendali dengan hasil yang maksimal. Ap­resiasi dan penghargaan kita sampaikan kepada segala pihak yang telah mendukung pelaksanaan pilwanang, terlebih TNI dan Polri dengan pendekatan persuasif bisa me­wujudkan kondisi yang kondusif untuk pilwanag ini. Sukses ini adalah kemenangan masyarakat Limapuluh Kota,” ujar Bupati Safaruddin.

Indikasi bahwa suksesnya tahapan pemu­ngutan dan penghitungan suara Pilwanag 2022 juga terlihat dari pantauan langsung Bupati Safaruddin pada sejumlah TPS di Kecamatan Luak, Payakumbuh, Suliki dan Bukik Barisan. Di setiap TPS yang dikunjungi  oleh Bupati warga pemilih terlihat antusias menunaikan hak pilihnya, kelompok pelaksana pemungutan suara (KPPS) bertugas dengan tenang, dan kondisi ling­kungan pun  tertib dan aman.

Lebih lanjut Bupati Safaruddin menyebut, kunci keberhasilan di TPS tak lepas dari dukungan warga Limapuluh Kota untuk penerapan asas pemilihan wali nagari langsung, umum, bebas dan rahasia serta jujur dan adil di Pilwanag 2022. Hal lainnya  adalah refleksi dari tingginya kesadaran politik warga untuk menunaikan hak pilihnya.

Bupati Safaruddin me­ngatakan  susunan pemerintahan nagari yang stabil dan didukung masyarakat juga menunjukkan internalisasi misi daerah untuk mendorong potensi nagari sebagai poros pemba­ngunan daerah memperoleh respon positif dari pemangku kepentingan di nagari.  ”Pilwanag   serentak ini sangat strategis bagi Kabupaten Limapuluh Kota, diperlukan susunan pemerintahan nagari sejalan aspirasi warga, terlebih  salah satu misi daerah dalam  jangka menengah adalah mendo­rong potensi nagari sebagai poros pembangu­nan daerah,” ujar Bupati Safaruddin.

21 Otrang Wali Nagari Patahan Tumbang

Hasil akhir penghitu­ngan suara di seluruh TPS,  dari 44 wali nagari petahana atau incumbent yang ikut kembali bertarung, sebanyak 23 orang kembali terpilih. “itu artinya, ada sebanyak 21 orang wali nagari patahana yang mencalonkan kembali, ti­dak terpilih lagi,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa/ Nagari (DPMN/D)  Limapuluh Ko­ta Endra Azmar. Bobot dinamisnya Pilwanag kali ini juga ditunjukkan oleh data  DPMN/D dengan  pemilih terdaftar pun melebihi angk­a pemilihan kepala da­e­rah (pilkada)  tahun 2020.  Pemilih pada  pi­lwanag terdaftar seba­nyak 232.227 pemilih, sementara pemilih terdaftar pada pilkada  2020 berjumlah 224.393 pemilih.

Pilwanag  berlangsung di 70 nagari dari 79 nagari di Limapuluh Kota, diikuti sebanyak 298 calon Wali Nagari, 12 orang dian­taranya adalah calon wali nagari perempuan, dan sebanyak 44 calon sebe­lumnya adalah pejabat wali nagari atau  petahana.  Tentang latar belakang pendidikan dan profesi para calon wali nagari juga beragam, terdapat perimbangan antara jumlah tamatan SLTA/ sederajat dengan S1;  S2, dengan jumlah 140 orang  dan 114 orang. Jabatan Wali  Nagari selain diminati oleh swasta, wiraswasta, profesional, pensiunan juga diminati Calon Wali Nagari berlatar belakang PNS sebanyak 18 orang dan TNI/Polri 2 orang. (uus)