TANAHDATAR, METRO–Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) telah menjadi salah satu poin dalam 10 Program Unggulan (Progul) Tanah Datar, sebagai bukti besarnya perhatian Pemerintah Daerah terhadap sektor ini. Ini disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Richi Aprian saat membuka kegiatan Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) Angkatan ke Enam di Kabupaten Tanah Datar, Selasa (24/5) di Emersia Hotel dan Resort Batusangkar.
“UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian masyarakat Indonesia, karena dianggap mampu menyangga dan memberikan dampak langsung peningkatan ekonomi masyarakat kecil dan menengah,” katanya.
Karena itu, tambah Wabup, UMKM sudah dituangkan dalam Misi Pemerintah Kabupaten Tanah Datar poin kedua yakni “Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Kabupaten Tanah Datar dan Perluasan Lapangan Pekerjaan, Berbasis Pertanian, Industri dan UMKM. Dan Progul poin pertama yakni “Menciptakan Usahawan Baru dan Lapangan Kerja per Tahun”.
“Tindaklanjut dan langkah nyata dukungan terhadap UMKM, pemerintah telah meluncurkan Progul Makan Rendang di Tanah Datar yakni Program Maksimalkan Pemberantasan Rentenir Agar Hilang di Tanah Datar dengan memberikan pembiayaan kepada pelaku UMKM maksimal Rp10 juta dengan biaya administrasi 3% per tahun,” terangnya.
Sebelumnya kepala BBPSDMP Kominfo Medan diwakili Koordinator Umum dan Kepegawaian Amal Hasim Siagian mengatakan, pelatihan yang mengangkat tema Dasar-dasar Kewirausahaan Digital diikuti 120 orang peserta selama 2 hari.
“Berbagi kebijakan terus diperkuat untuk pengembangan usaha UMKM melalui pemanfaatan digitalisasi untuk meningkatkan daya tahan dan saing usaha lebih kuat.Untuk peningkatan kapasitas tersebut pelu diberikan pelatihan salah satunya melalui program DEA ini,” sampainya. (ant)






