METRO SUMBAR

Alek Nagari Sikabau dan Peresmian Koperasi Sawit Bakal Digelar Selama Tiga Hari, Puluhan Juta Hadiah bakal Dibagikan

0
×

Alek Nagari Sikabau dan Peresmian Koperasi Sawit Bakal Digelar Selama Tiga Hari, Puluhan Juta Hadiah bakal Dibagikan

Sebarkan artikel ini
PERSIAPAN—Terlihat warga Nagari Sikabu saat mempersiapan Alek Nagari Sikabau dengan mendirikan 11 Pohon Pinang untuk di lombakan.

DHARMASRAYA, METRO–Upaya menjaga tradisi turun menurun bagi ma­syarakat adat Nagari Sikabau terus dilakukan, dian­taranya dengan melaksa­nakan gotong royong da­lam mensukseskan “Alek Nagari” di Kenagarian Si­kabau, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya.  Kegiatan ini telah berlangsung sejak Sabtu (21/5). Tepatnya di Rumah Gadang Dt Rajo Mang­kuto Pasukuan Tigo Nini, di Jorong Koto, nagari setempat. Turut hadir para pemuda, pemudi, ninik mamak, cadiak pandai, alim ulama dan bundo kanduang sibuk mempersiapkan kegiatan alek nagari yang bakal dilaksanakan tanggal 24 hingga 26 Mei ini. Kemeriahan Alek Nagari ini mengusung tema “Dengan Alek Nagari Kita Perkokoh Kesatuan Dan Persatuan Sesama Anak Nagari”. Kegiatan melestarian adat dan budaya minang kabau ini bakal diisi dengan hiburan rakyat seperti panjat pinang, Kim, pertunjukan Randai dari murid SD 25 Pulau Punjung, Silek Songsong, Bakawua (ziarah ka makam urang gadang nagari), Makan Bajamba, Saluang Dangdut, Kuda Ke­pang, oOrgen Tunggal dan Peresmian Kantor Kpperasi Sawit Pusako Ninik Mamak serta beragam kegiatan lainnya dengan total hadiah hingga puluhan juta rupiah.

Panitia pelaksana yang terdiri dari pemuda-pemudi nagari Sikabau telah memulai persiapan sejak Sabtu (21/5) di komplek perkantoran Koperasi.  Mu­lai dari gotong-royong mencari kayu, membuat tungku untuk memasak, pemasangan tenda dan persiapan bumbu marandang dari kaum bundo kanduang. Tak hanya itu, para pemuda dari perwakilan 11 Jorong se Nagari Sikabau disibukkan dengan mencari pohon pinang untuk persiapan acara panjat pinang pada Kamis (26/5) nantinya.  “Hari ini kita bagi-bagi tugas, diantara­nya gotong royong mencari kayu, mendirikan tenda, mempersiapkan 11 pohon pinang yang masing-ma­sing jorong bertanggungjawab atas 1 pinang, “ ungkap Ketua Pemuda Nagari Sikabau, Erawadi kepada POSMETRO di sela sela kegiatan Senin (23/5).

Sementara itu, Ketua Koperasi Sawit Pusako Ninik Mamak Nagari Sikabau, Herianto Dt Mandaro menyebutkan kegiatan a­lek nagari bakal dilangsungkan selama tiga hari. “Dimulai sejak Selasa hingga Kamis tepatnya tanggal 24 hingga 26 Mei 2022 ini,” ungkap Herianto Dt Mandaro kepada awak media disela- sela gotong royong alek nagari Senin (23/5)

Baca Juga  Porkot Warna Baru Olahraga Padangpanjang, Fadly Amran; Bidik Atlet Potensi Melalui Kejuaraan Lokal

Herianto menjelaskan bahwa alek nagari ini merupakan kegiatan lima ta­hunan dalam rangka melestarikan adat dan kebudayaan minangkabau serta menjaga persatuan dan kesatuan sesama anak nagari dalam mewujudkan pembangunan nagari yang berbudaya. “Kegiatan ini merupakan tradisi kita dari minangkabau yang merupakan salah satu warisan orang- orang tua kita terdahulu. Tentunya tradisi ini wajib kita lestarikan agar tidak punah digerus kemajuan zaman,”” ujarnya.

Herianto menambahkan, kegiatan ini merupakan salah satu cara melestarikan adat dan budaya. Ini bakal menjadi acuan di masa mendatang bagi a­nak keturunan warga Nagari Sikabau di masa mendatang. “Melestarikan budaya adalah suatu keniscayaan, karena budaya adalah identitas kita,” pung­kasnya.

Sementara itu, H.M Yasin Dt Rajo Mangkuto di­dampingi Jamhur Dt Jati selalu Orang Tua Nagari menyebutkan, alek nagari ini sudah dilaksanakan sejak zaman kolonial Belanda, namun rutin dilaksanakan secara turun temurun sejak tahun 1950 lalu.  “Alhamdulillah hingga saat ini tetap lestari agar tidak ter­gerus akibat adanya per­kembangan zaman. Tentunya untuk di Nagari Sikabau kami terus memper­kokoh dan melestarian adat budaya kita minangkabau,” terang H.M Yasin Dt Rajo Mangkuto didampi­ngi Jamhur Dt Jati.

Baca Juga  Inflasi Semakin Membaik, Tito Imbau Pemda Antisipasi Dampak El Nino

Kemudian Herianto Dt Mandaro, adat dan budaya minangkabau adalah salah satu warisan dari nenek moyang yang tak ternilai harganya. Adat dan budaya minangkabau juga merupakan identitas orang Sumbar yang memiliki ciri khas yang berbeda dari daerah lain. “Melestarikan adat dan budaya minangkabau merupakan tang­gung­jawab kita. Kalau bukan kita siapa lagi. Kegiatan alek nagari ini adalah salah satu cara menanamkan rasa cinta dan bangga terhadap adat dan budaya kita kepada anak cucu kemenakan,” terang Dt Mandaro.

Lanjut Dt Mandaro, ke­giatan alek nagari ini bakal dihadiri oleh Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan dan unsur pemerintahan lainnya. “Dalam kegiatan alek nagari juga bakal dilaksa­nakan peresmian kantor baru Koperasi Sawit Pusako Niniak Mamak Sikabau,” pungkasnya.

Walinagari Abdul Ra­zak yang juga selaku ketua panitia alek nagari mengatakan, dengan adanya alek nagari menimbulkan kesatuan dan persatuan anak nagari, niniak mamak, bundo kanduang, serta unsur lembaga yang ada di Nagari Sikabau. Kemudian timbulnya rasa memliki nagari dan rasa gotong royong. Jika sudah ada rasa memiliki dengan sen­dirinya membangun nagari akan lebih mudah terwujud. Baik itu pembangunan SMD, pembangunan adat dan budaya serta pemba­nguna positif lainnya. “Ka­mi mengucapkan terima­kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksa­nanya alek Nagari Sikabau ini,” pungkasnya (gus)