SOLOK/SOLSEL

Kaum Perempuan Dituntut Proaktif Awasi Pemilu di Kota Solok

0
×

Kaum Perempuan Dituntut Proaktif Awasi Pemilu di Kota Solok

Sebarkan artikel ini
PENGAWASAN—Panwaslu Kota Solok melakukan sosialisasi Pemilu yang menuntut kaum perempuan lebih proaktif melakukan pengawasan terhadap Pemilu.

SOLOK, METRO–Kaum perempuan di Kota Solok diharapkan lebih aktif sebagai pengawas pemilihan u­mum (Pemilu) partisipatif pada 2024 mendatang. Untuk itu, salah satu upaya yang dilakukan Bawaslu Kota Solok me­ngadakan sosialisasi dan menjalin kerja sama bersama anggota TP-PKK dan GOW Kota Solok terkait persiapan pengawasan Pemilu atau pemilihan serentak 2024.

Kegiatan ini merupakan media untuk memberikan sosia­lisasi kepada masyarakat serta merupakan wadah untuk memberikan pendidikan politik terutama terkait pengawasan pemilu.

Baca Juga  Berhenti Sebagai ASN, dr. Tony Hardian Tinggalkan RSUD Solok Selatan, Bergabung dengan RS Hermina Padang

“Kegiatan seperti inilah yang menjadi wadah bagi kami untuk mengenalkan Bawaslu dan mem­berikan pendidikan politik terkait pengawasan pemilu kepada masyarakat,” ujar Ketua Bawaslu Kota Solok Triartim, kema­rin.

Selain itu, TP-PKK merupakan mitra pemerintah yang berge­rak dalam membantu pelaksa­naan pembangunan, maka menurutnya TP-PKK memiliki posisi yang sangat strategis.  Ia berharap TP-PKK secara kelembagaan harus netral dan tidak ikut politik praktis, karena hal itu nantinya akan menimbulkan potensi pelanggaran pemilu.

Selain pengawasan tentang pemilu, ia juga menambahkan, bahwa pemahaman yang diso­sialisasikan kepada perempuan berkaitan dengan persiapan Pemilu 2024 nanti adalah diharapkan para perempuan mam­pu memberikan pemahaman kepada orang terdekat se­perti keluarga tentang bahaya politik uang.

Baca Juga  APD Penting bagi Petugas Covid-19

“Politik uang saat ini menjadi penyakit di tengah-tengah ma­syarakat. Bahkan berdasarkan­ hasil penemuan di lapangan pada tahun 2019 atau Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) termasuk yang tinggi di Kota Solok dibuktikan ada politik tangkap tangan,” kata dia. (vko)