SOLOK/SOLSEL

Perantau Solok Saiyo Sakato Gelar Halalbihalal, Bangun Jembatan Hati Rantau dan Kampung

0
×

Perantau Solok Saiyo Sakato Gelar Halalbihalal, Bangun Jembatan Hati Rantau dan Kampung

Sebarkan artikel ini
FOTO BERSAMA— Anak yatim foto bersama dengan Keluarga Besar Persatuan Perantau Solok Saiyo Sakato (S3) pada kegiatan halalbihalal, di Gedung Convention Center Universitas STKIP Sumbar.

PADANG, METRO–Persatuan Perantau So­lok Saiyo Sakato (S3) menggelar kegiatan Halal Bihalal (HBH) di Gedung Convention Center Universitas STKIP Sumbar Kota Padang, Minggu (22/5).  Pada kesempatan itu, Ke­tua Persatuan Perantau S3 Sumbar, Suwirpen Suib dalam sambutannya juga berharap persatuan ini semakin kompak kedepannya.

”Sudah dua tahun lamanya acara ini tidak digelar karena pandemi. Selain menjalin silaturahmi, kegiatan ini diharapkan juga sebagai wadah bagi perantau untuk memperhatikan perkembangan kampung halamannya,” kata Suwir­pen.

Wakil Ketua DPRD Sumbar ini juga mengingatkan kepada perantau dari daerah Solok untuk tidak memutuskan hubungan silaturahmi. ”Menjalin silaturahmi sama halnya mem­bangun jembatan hati. Selain juga memperpanjang umur dan mempermudah rezeki,” ujar Suwirpen.

Selain itu kegiatan Halal Bihalal, kata Suwirpen, Persatuan Perantau S3 juga aktif menggelar kegiatan-kegiatan sesama anggota untuk memperkuat kebersamaan. Selain juga kegiatan sosial menyantuni anak yatim dan memberikan pe­latihan kepada para pe­laku UMKM di kawasan Solok.

”Setidaknya hingga sa­at ini ada sekitar 200 pelaku UMKM yang kita beri pelatihan. Ini juga wujud dari program Pemprov dalam melahirkan wira­usaha di Sumatera Barat,”  jelas Suwirpen.

Baca Juga  Dukung Produksi Beras di Kota Solok, Pemko Berupaya Lakukan Inovasi Teknologi

Dia pun berharap kedepannya potensi besar yang dimiliki warga masyarakat di Kota Solok, Kabupaten Solok dan Kabupaten Solok Selatan bisa lebih menggeliat lagi.  ”Warga asli Solok yang ada di Padang bisa dibilang sekitar 20 persen banyaknya. Mereka jelas memiliki potensi besar yang belum semuanya mampu kita rangkul. Ini jadi upaya kedepannya, bagaimana bisa merang­kul dan saling bekerjasama untuk kemajuan Sumbar, khususnya Solok,” kata Suwirpen.

Sementara Gubernur Sumbar Mahyeldi yang turut hadir berharap persatuan masyarakat Solok ini bisa bersinergi dengan potensi yang dimiliki. ”Kata kuncinya adalah sinergi. Bagaimana segala potensi yang dimiliki bisa disinergikan,” kata Gubernur Sumbar, Mahyeldi  dalam sambutannya.

Sesuai namanya, Saiyo Sakato, Mahyeldi berharap persatuan tetap terbangun antara sesama anggota, selain juga lebih solid lagi ke depannya. ”Dengan kegiatan ini diharapkan bisa lebih membangun kerjasama dan kolaborasi. Selain ikut membangun Sumbar, juga mampu meminimalisir masalah di provinsi ini,” katanya.

Baca Juga  Puncak Payo, Potensi Wisata Alam yang Menjanjikan

Sementara Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy yang juga hadir sebagai tokoh masyarakat Solok menyebut kalau ma­syarakat Solok memiliki kekuatan dan potensi yang bisa digerakkan agar lebih maju dan berkembang ke­depannya.

” Perlu diketahui Kakek buyut saya merupakan o­rang Solok. Maka dari itu saya berharap organisasi S3 agar  selalu kompak, jadi pasti jadi enak bergerak untuk membangun negeri. Potensi di Solok sebenar­nya banyak, tapi belum tergarap,” pesan Audy.

Audy juga berharap kekompakan terus tetap terjaga di tubuh Persatuan Perantau S3 ini. Selain itu juga diharapkan semakin kuat rasa kekeluargaan dan gotong royong sehingga menjadi jalan untuk berbuat dan bersinergi untuk kemajuan Sumbar.  “Harus kompak dan tetap solid, serta siap bersinergi memba­ngun Sumbar,” ujar Audy.

Dikesempatan itu juga hadir sejumlah tokoh dan pejabat, diantaranya Bupati Solok Selatan Khairunas, Walikota Solok, Ketua DPRD Solok, M. Nurnas dan Desrio Putra dari DP­RD Sumbar, Rektor UBH Tafdil Husni dan Walikota Pa­dang Hendri Septa. (hen)