BERITA UTAMA

Pria Diduga ODGJ Hanyut Terseret Ombak di Pantai Pariaman, Saksi Sempat Melihat Korban Berlarian ke Arah Laut

0
×

Pria Diduga ODGJ Hanyut Terseret Ombak di Pantai Pariaman, Saksi Sempat Melihat Korban Berlarian ke Arah Laut

Sebarkan artikel ini
TERSERET OMBAK— Jasad AB (25) yang hanyut terseret ombak dibawa ke RSUD Pariaman, sebelum dibawa ke rumah duka Jumat (20/5).

PARIAMAN, METRO–Seorang pria yang diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) ditemukan tewas sete­lah hanyut terseret om­bak di kawasan Pantai Kata kota Pariaman pa­da Jumat (20/5).

Bahkan sebelum ha­nyut, beberapa orang war­ga yang berada di sekitar objek wisata ter­sebut sem­pat melihat kor­ban ber­larian dari bibir pantai ke arah laut.

Warga yang melihat tersebut bahkan sempat menyoraki yang bersang­kutan agar tidak berlarian ke laut, namun hal tersebut tidak didengar oleh korban dan terus berlarian ke da­lam air.

Selanjutnya dua orang yang berada di bibir pantai juga berusaha mengejar dan menyelamatkan korban, Namun dengan kondisi arus laut yang kuat, korban tidak bisa terselamatkan dan terseret arus laut hingga baru bisa ditemukan sekitar 40 kemudian.

Baca Juga  Berkontribusi Membantu Pemerintah, Gerakan PKK sudah Diakui Dunia Internasional

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) kota Pariaman Mulyadi menjelaskan, korban merupakan warga Barangan Kecamatan VII Koto Sungai Sariak Kabupaten Padang Pariaman berinisial AB (25).

“Belakangan diketa­hui bahwa AB ini me­ngi­dap gangguan jiwa, Sebelum ditemukan, AB diketahui terbawa ombak di Pantai Cermin dan ditemukan meninggal dunia di Pantai Kata, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, sekitar pukul 13.40 WIB,”ujar Mulyadi di lokasi kejadian.

Ia menjelaskan, kronologi kejadian berawal dari saksi melihat AB lari ke dalam laut sekitar pukul 13.00 WIB. “Saksi melihat AB lari ke dalam laut. Saat itu dua orang warga mencoba menyelamatkannya. Namun karena arus kuat, AB terbawa ombak,” ulas Mulyadi.

Kemudian, tiga orang warga melihat AB hanyut dan berusaha mengevakuasi. Namun, tiga orang warga tidak berhasil mengevakuasi korban, karena keterbatasan alat. Selain itu, ombak yang cukup deras menyulitkan warga untuk mengevakuasi. Selanjutnya, warga melaporkan kejadian ini kepada pihak terkait.

Baca Juga  Digerebek Polisi, Pengedar Buang Sabu ke Kloset di Payakumbuh 

PMI mendapat laporan terkait hanyutnya AB. Sebagai Ketua PMI, Mulyadi mengerahkan anggota untuk mencari jasad AB. Pencarian dilakukan oleh tim yang terdiri dari PMI, BPBD, Polisi, TNI dan Pol PP. Maka sekitar pukul 13.40 WIB, AB ditemukan sudah tak bernyawa.

Korban akhirnya ditemukan di dekat Pentas Seni Pantai Kata dalam keadaan meninggal dunia. Usai ditemukan, jasad AB dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pariaman sebelum dipulangkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (ozi)