Padang, METRO–PT Semen Padang merupakan pelanggan PLN UIW Sumbar dengan konsumsi listrik terbesar. Selasa (17/05) ini, General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumbar dan jajaran manajemen kunjungi Direksi Semen Padang guna jalin silaturahmi dan koordinasi dengan salah satu peÂlanggan terbesar PLN tersebut.
Bertempat di Ruang Rapat Semen Padang, Direktur OÂperasional PT Semen Padang Indrieffouny Indra menginformasikan bahwa Semen Padang saat ini sedang pengalami penurunan produksi akibat minimÂnya ketersediaan batubara.
‘’Sedangkan batubara saÂngat vital untuk produksi semen. Kami membutuhkan sekitar 5500 ton batubara per hari. Contohnya seperti saat ini, stok tersedia baru sekitar 55.000, hanya dapat digunakan untuk beberapa hari,’’ lanjut Indra menginformasikan.
Keadaan tersebut, pada akhirnya berdampak pada penurunan pemakaian listrik dan sangat terlihat pada demand pemakaian listrik PLN UIW Sumbar.
Dirut Semen Padang Asri Mukhtar menyampaikan hal senada. Sebutnya, ketersediaan batubara di Indonesia terbilang minim. Ketersediaan yang minim itu pun dibagi untuk beberapa instansi, dimana PLN mendapat jatah terbesar.
Maka dari itu, Semen PaÂdang sangat mendukung penggunaan pembangkit EBT oleh PLN. Kami mendukung sustaiÂnable energy PLN, karena selain baik untuk peningkatan penggunaan energi bersih, jatah batubara ke PLN bisa jadi berkurang sehingga berpeluang peralihan ke Semen Indonesia.
Selanjutnya PLN UIW Sumbar menginisiasi kolaborasi bersama pelanggan terbesar ini lewat Workshop Semen Padang, yaitu kolaborasi peÂnyediaan dan pemeliharaan tiang trafo TR dan TM. Peluang kolaborasi ini harapannya tentu dapat menjadi sinergi yang menguntungkan kedua belah pihak.
‘’Kolaborasi seperti ini suÂdah seharusnya diterapkan, karena jika ada produksi lokal yang berkualitas, kita dapat menghindari biaya operasioÂnal yang tidak perlu karena beÂkerjasama dengan vendor-vendor di luar kota atau luar pulau. Ini juga baik untuk memajukan industry lokal,’’ sebut General Manager PLN UIW Sumbar. (rel/;hsb)















