METRO SUMBAR

Objek Wisata Pantai Pariaman Menjanjikan Untuk PAD, Keroyok Pembangunan Segala Bidang, Kembangkan Kawasan Terpadu

0
×

Objek Wisata Pantai Pariaman Menjanjikan Untuk PAD, Keroyok Pembangunan Segala Bidang, Kembangkan Kawasan Terpadu

Sebarkan artikel ini
KAWASAN WISATA—Muaro Piaman tempat berangkat wisatawan ke pulau.

Laporan: Efanurza Kota Pariaman

Pemerintah Kota Pariaman dibawah pimpinan Walikota Pariaman H Genius Umar melihat potensi festival Pantai Pariaman sangat mendukung dalam peningkatan Penda­patan Asli Daerah (PAD), festival tersebut diperpanjang satu dari jadwal semula. Sebelumnya Pemko Pariaman menjadwalkan pelaksanaan Festival Pantai Pariaman 2022 selama 13 hari tepatnya pada periode 3 – 15 Mei 2022, guna menyambut wisatawan yang berkunjung ke Kota Pariaman selama libur lebaran 2022.

“Namun, karena animo wisa­tawan yg luar biasa untuk menikmati pariwisata di Kota Pariaman, maka saya memutuskan untuk memperpanjang Festival Pantai Pariaman yg sedianya sampai tgl 15 Mei 2022, menjadi tgl 16 Mei 2022,” kata Genius Umar, kemarin.

Genius Umar juga menambahkan hari Senin, 16 Mei 2022 tersebut juga akan dilakukan kegiatan penutupan Festival Pantai Pariaman 2022. “Nantinya, pada penutupan Festival Pantai Pariaman 2022 akan menampilkan 100 gandang tasa dan kesenian khas Pariaman di Pentas Seni Pantai Gandoriah Kota Pariaman,” ujarnya .

Kawasan Terpadu

Untuk pengembangan daerah yang lebih baik lagi, Walikota Pariaman Genius Umar gelar rapat terpadu lintas sektor dengan beberapa kepala OPD, tentang rencana strategis pengembangan kawasan terpadu dari Desa Pauh, Kecamatan Pariaman Tengah sampai Desa Padang Biriak-Birik, Kecamatan Pariaman Utara. “Kita ingin agar kawasan terpadu ini nantinya mencakup seluruh stakeholder yang ada, karena itu saya menekankan agar setiap OPD nantinya dapat membuat program dan kegiatan di kawasan tersebut, sehingga kawasan ini nantinya dapat sebagai pertumbuhan ekonomi baru dan pengentasan kawasan kumuh yang ada di Kota Pariaman, khususnya dari Desa Pauh sampai Desa Padang Birik-Birik,” ujarnya.

Baca Juga  Beri Dukungan Moril pada Petugas, Kapolres Pessel dan Wakapolres Berikan Bingkisan

Genius mengatakan, dalam ra­pat ini disepakati setiap OPD akan melasanakan program dan mensi­nergikan dengan kegiatan yang ada di pusat, melalui Kementerian yang terkait de­ngan tupoksi di masing-ma­sing OPD yang ada, dan kiranya dapat menarik anggaran DAK yang ada di Kemen­terian-Kementerian tersebut, ulasnya.

“Kita telah memetakan dan mematangkan 8 OPD untuk menge­r­o­yok rencana strategis pengembangan kawasan kumuh terpadu ini, dan nantinya untuk dapat dibuatkan siteplan dan proposal kepada Kementerian untuk mendapat DAK ke Kota Pariaman,” ungkapnya.

Delapan  OPD tersebut antara lain  Dinas Perkim LH (Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup) mempersiapkan DAK terintegrasi Sanitasi Dan Air Minum, serta DAK Pemukiman,  Dinas Kesehatan membuat program Healty City dan kegiatan pemberdayaan masyarakat,  DP3­AKB (Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindu­ngan Anak dan KB) membuat program Kampung Keluarga Berkualitas Terintegrasi, Ruang Bermain Ramah Anak dan Kampung KB

Kemudian katanya, Dinas Perindagkop dan UKM mempersiapkan program dan kegiatan pembinaan terhadap koperasi, pelatihan terhadap pedagang, pelatihan sulaman, pelatihan terhadap para UMKM di kawasan tersebut dan menjadikanya kawasan tersebut menjadi Central Kuliner dan Suvenir.

Baca Juga  Anggaran Rp 1,57 T, OPD harus Maksimalkan Program

DPMD (Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa) mempersiapkan desa wisata di daerah Talao Manggung dan Pasar Desa di Desa Naras 1,  DP3 (Dinas Pertanian Pa­ngan Perikanan) mempersiapkan Program Kalaju (Kampung Nelayan Maju), Vegetasi Pantai (Penanaman Cemara Laut, Ketapang Kencana, Pinago),  bantuan jaring untuk nela­yan, fish box, serta bantuan mesin.

Dinas PUPR (Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan) mempersiapkan pembangunan Jalan, Jembatan, Dermaga Tambatan Kapal dan penarikan Kapal Perang untuk Museum dan  Dinas Pariwisata mempersiapkan destinasi wisata dan program Desa Wisata.

“Saya berharap, dengan ada­nya rapat secara tepadu ini, dapat menyelesai kan segala permasalahan sosial dan ekonomi yang ada di kawasan tersebut, dan saya minta kepada OPD terkait, untuk segera mempersiapkan bahan terkait penyelesaianya dalam waktu 2 hari ini, sehingga semua program tersebut, dapat dibantu melalui dana APBN,” ungkapnya.

Katanya,  kegiatan ini dapat menjadi suatu inovasi bagi Kota Pariaman, karena dengan adanya program DAK terintegrasi ini. “Kita di Pemko Pariaman melakukanya  secara terpadu dengan beberapa OPD, dan ia juga mengapresiasi semangat semua yang hadir, untuk dapat merealisasikan hal tersebut,” tandasnya mengakhiri. (***)