BERITA UTAMA

Cegah PMK, Asal Usul Sapi  Didata di Agam 

0
×

Cegah PMK, Asal Usul Sapi  Didata di Agam 

Sebarkan artikel ini
Pemkab Agam melalui SKPD terkait mendata asal usul sapi yang masuk ke daerah Kabupaten Agam untuk mencegah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang sedang mewabah di Indonesia.

AGAM, METRO–Pemkab Agam melalui SKPD terkait mendata asal usul sapi yang masuk ke daerah Kabupaten Agam untuk mencegah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang sedang me­wabah di Indonesia.

Pl­t Kepala Dinas Pertanian Agam Emrizal menjelaskan, Dinas Pertanian Agam akan mendata sapi-sapi yang masuk ke Agam yang  dilakukan penyuluh peternakan di setiap Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD). Nantinya Penyuluh peternakan akan melakukan pendataan ke seluruh kandang sapi milik peternak di daerah kita,” kata Emrizal.

Baca Juga  Pedagang Rempah Ditembak Perampok, Korban Dihadang di Persimpangan Excellent Kota Bukittinggi, Uang Puluhan Juta dan Motor Raib

Ia menambahkan, penyuluh peternakan juga melakukan pengawasan asal sapi di pasar ternak di daerah itu dan ini berhubungan permintaan sapi cukup tinggi menjelang Idul Adha.  Selain itu, menyemprotkan cairan disinfektan ke kandang sapi milik warga dan saat ini persediaan disinfektan masih terbatas.

Pemkab Agam masih menunggu bantuan disinfektan dari Pemprov Sumbar termasuk baju hazmat dan alat kesehatan lainnya. “Kita juga menunggu instruksi dari Gubernur Sumbar terkait pelaksanaan penanganan PMK,” kata Maksimalkan Ibadah, Legislator Pusat Ganti Lapiak Surau

Baca Juga  Kesucianku DIRENGGUT Ayah Kandungku! ”Ayah Istighfar, ini Anak Ayah!”

Ia mengakui saat ini belum ditemukan PMK di Agam.  Meskipun bisa menyebabkan ternak meninggal, namun PMK tersebut tidak menular pada manusia apabila memakan daging sapi tersebut.  “PMK tidak menular ke manusia apabila memakan daging sapi,” kata Ade. (pry)