BERITA UTAMA

Hukum harus Tegak Lurus, Suparman: Jangan Sampai Agus Suardi Dikorbankan karena Kekuasaan

0
×

Hukum harus Tegak Lurus, Suparman: Jangan Sampai Agus Suardi Dikorbankan karena Kekuasaan

Sebarkan artikel ini
Ir Suparman SH, Msi, MH (Ahli Hukum)

Ahli Hukum, Ir Su­parman SH, Msi, MH an­g­kat bicara terkait nyan­yian” tersangka kasus dugaan korupsi dana hi­bah KONI Padang, Agus Suardi yang menyeret nama mantan Wali Kota Padang, Mahyeldi An­sha­rullah yang kini men­jabat Gubernur Sumbar.

Menurutnya, Agus Suar­di sudah seharusnya mendapatkan dukungan dari semua pihak dan di­berikan perlindungan un­tuk membongkar siapa saja orang-orang yang menikmati uang hasil ko­rupsi tersebut.

“Harus dibongkar ha­bis. Kalau memang terlibat dalam kasus korupsi, Mah­yeldi harus segera dipro­ses hukum. Meskipun seka­rang menjabat Gubernur Sumbar,  hukum itu tegak lurus. Hukum itu tidak me­mandang-mandang siapa, tidak memilih-milih,” ung­kap Suparman.

Menurut Suparman, ji­ka memang aliran dana dari hasil korupsi itu digu­nakan untuk kegiatan poli­tik, maka harus disampai­kan. “Kalau tidak,  mering­kuklah sendiri dalam taha­nan nanti,” lan­jut Suparman.

Terkait hal itu, Su­par­man meminta Agus Suar­di bicara jujur siapa saja yang menikmati uang tersebut, kemana saja penggunaan­nya.  Jaksa dan masyarakat harus men­dukung Agus Suardi untuk membongkar kasus ini.  Jangan sampai Agus Suardi dikorbankan karena ada kekuasaan yang lebih besar.

“Jika hal tersebut terja­di, misalnya ada oknum-oknum yang bisa melin­dungi atau mengalihkan delik ke kasus lain, menjadi kasus politik, maka Agus Suardi bocorkan saja ke LSM atau media. Biar LSM yang melanjutkan ke KPK untuk memproses kasus ini. Ini kasus korupsi”, tegas Suparman yang pernah dua kali ikut seleksi di KPK. (jes)