MENTAWAI, METRO–Tingginya saat ini kasus kekerasan seksual yang dialami anak anak, membuat orangtua dan pihak terkait khususnya Kapolsek Sikakap, melakukan sosialisasi di wilayah hukumnya. Sosialisasi diberikan tak hanya bagi warga Dusun, tapi juga jemaat Gereja. Buktinya, Minggu (15/5), Kapolsek Iptu Januar dan Bhabinkamtibmas Brigadir Jt Napitupulu mengungjungi Warga Mugairuk, Desa Silabu Kecamatan Pagai Utara, Kepulauan Mentawai.
Bertempat di Gereja GKPM Mugairuk Kapolsek Sikakap Iptu Januar memberikan sosialisasi tentang kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan. Selain itu sosialisasi bahaya Narkoba dan tentang penipuan melalui medsos agar masyarakat waspada.
Kapolres Mentawai AKBP Mu‘at SH MH melalui Kapolsek Sikakap Iptu Januar didampingi Bhabinkamtibmas Jt Napitupulu mengatakan, pentingnya pendidikan seks terhadap anak anak saat ini, karena mereka bisa mengetahui bahayanya.
Dikatakan Iptu Januar, bahwa di Kementerian Perlindungan Perempuan dan anak pada 2020 lalu mencatat kasus kekerasan anak yang terjadi rentang bulan Januari-Juni 2020 sebanyak 1.848 kasus kekerasan seksual. Kekerasan seksual merupakan kasus kekerasan yang paling banyak dialami anak dibandingkan kekerasan fisik (852 kasus) dan psikis (768 kasus).
“Angka ini menunjukkan kekerasan seksual marak terjadi pada anak, sehingga diperlukan adanya upaya penanganan maupun pencegahan dari berbagai lapisan masyarakat, lingkungan, orangtua dan pihak terkait,” jelas Januar.
Gawatnya lagi, ungkap Januar, bahwa pelaku kekerasan seksual saat ini kerap berasal dari orang-orang terdekat korban. Untuk itu, kita memberikan edukasi kepada warga dusun dan jemaat gereja betapa pentingnya, menjelanin komunikasi dan kedekatan kepada anak, berikan edukasi tentang seks pada anak, lakukan deteksi dini dan mengajarkan kepada anak untuk membuat batasan pergaulan.
“Sesuai arahan pimpinan, menjalani hubungan baik antara masyarakat dan Polri sangatlah penting. Bereikan mereka edukasi yang berguna terhadap dirinya, keluarga danlingkungan. Begitu juga dengan nakroba serta kasus penipuan dengan menggunakan medsos. Ini perlu diwaspadai,” tutur Januar. Pada kesempatan tersebut Kapolsek Sikakap juga menyerahkan 2 buah bola Voli beserta netnya. (ped)






