SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Geopark Silokek Dorong Nilai Jual Sektor Pariwisata

0
×

Geopark Silokek Dorong Nilai Jual Sektor Pariwisata

Sebarkan artikel ini
Silokek geopark
DIPADATI PENGUNJUNG— Destinasi wisata di kawasan Geopark Silokek berhasil menarik perhatian wisatawan untuk datang mengunjungi destinasi wisata di Kabupaten Sijunjung.

SIJUNJUNG, METRO–Kabupaten Sijunjung semakin berbenah dalam pengembangan dan pe­ngelolaan sebagai daerah pariwisata. Konsep pa­riwisata yang dikemas dengan Geopark Silokek mampu menjadi nilai jual dan mendorong sektor pariwisata di Ranah Lan­sek Manih.

Hal itu dilihat dari kun­jungan wisatawan yang datang ke Sijunjung me­ngalami peningkatan se­tiap tahunnya. Seperti pada momen lebaran Idul Fitri 1443 H kemarin, se­jumlah destinasi wisata di Sijunjung ramai dikunjungi wisatawan, bukan ha­nya dari dalam daerah, melainkan wisatawan dari luar Provinsi Sumbar pun ikut menikmati pariwisata di Kabupaten Sijunjung.

Setidaknya, tercatat sekitar 50 ribu wisatawan yang mengunjungi sembilan titik destinasi wisata yang ada di Kabupaten Sijunjung. Jumlah tersebut berdasarkan akumulasi dari rentang waktu pada tanggal 1 -8 Mei 2022 atau pada momen libur Idul Fitri 1443 H.

“Jumlah tersebut didapatkan dari penghitungan yang dilakukan oleh Pokdarwis, baik kawasan wisata berbayar maupun yang tidak, terhitung dari tanggal 1 hingga 8 Mei kema­rin,” tutur Kadis Pariwisata, Afrineldi, Kamis (12/5).

Baca Juga  Rekam Data Sawahlunto Capai 98,59 Persen, Persentese Tertingi di Sumbar

Tak dipungkiri bahwa kawasan wisata Geopark Silokek menjadi daya tarik paling tinggi yang yang dikunjungi banyak wisa­tawan. Berikut sembilan tempat wisata di Sijunjung yang ramai dikunjungi pada momen lebaran Idul Fitri 1443 H kemarin dian­taranya, tempat wisata Bukit Malaikat di Kecamatan Kamang Baru, Kolam Renang Pincuran 7 di Nagari Muaro, pemandian aia angek dan ngalau logguang Nagari Aia A­ngek, Air Terjun Batang Tayeh.

Selanjutnya rest area Silokek dan Pasir Putih Silokek. Pemandian Malutu Indah Nagari Palangki, River Tubing di Nagari Sisawah, serta air terjun lubuak Pandakian di Sumpur Kudus.

“Selain itu juga ada sejumlah tempat wisata di beberapa nagari namun, tidak tercatat secara keseluruhan. Dari data yang kita himpun kunjungan wisatawan pada momen liburan kali ini jauh meningkat dari tahun-tahun sebelumnya,” ucap Afrineldi.

Baca Juga  Desa Santur Pusat Gerakan Penanaman Pohon Kelor

Dikatakan, hal itu me­nunjukan bahwa adanya progres positif di sektor pariwisata Sijunjung. “Tentunya kita terus berbenah dan memaksimalkan pe­ngelolaan. Kita sudah memiliki Pokdarwis yang di­bekali dengan pengeta­huan pariwisata, dukungan dari masyarakat serta sejumlah fasilitas yang telah disediakan,” terangnya.

“Bahkan dari data yang kita dapat, yang berkunjung ke tempat wisata kita bukan hanya masyarakat Sijunjung, malah ada yang dari luar daerah dan pro­vinsi tetangga. Artinya potensi pariwisata kita berhasil menarik perha­tian, kedepannya ini yang perlu kita maksimalkan agar berkelanjutan,” ung­kapnya.

Meski demikian, evaluasi tetap dilakukan agar pengelolaan pariwisata di Sijunjung semakin ber­kembang. “Masih banyak pembenahan yang harus kita lakukan, baik itu pe­layanan, penambahan infrastruktur, pengelolaan kebersihan dan lainnya. Namun yang jelas progres kita cukup bagus,” sebut Kadis Pariwisata Sijunjung. (ndo)