AGAM/BUKITTINGGI

Kunjungan Wisata Melonjak Selama Libur Lebaran di Agam

0
×

Kunjungan Wisata Melonjak Selama Libur Lebaran di Agam

Sebarkan artikel ini
Kunjungan Wisata ke Kabupaten Agam Melonjak Selama Libur Lebaran
Jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Agam melonjak selama libur lebaran 1443 H.

Jumlah wisatawan yang ber­kunjung ke Kabupaten Agam melonjak selama libur lebaran 1443 H. Dalam rentang 3-9 Mei 2022 jumlah kunjungan wisata mencapai seratusan ribu orang. Kadis Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Agam, Syatria menyebutkan,  berdasarkan hitungan kasar pihaknya, tercatat sebanyak 108.966 wisatawan yang berkunjung ke Agam selama libur lebaran.

“Jumlah ini kami prediksi terus bergerak, karena hingga kini para penggiat wisata di 16 kecamatan masih melakukan rekapitulasi,” ujar Syatria, Rabu (11/5).

Disebutkan, lonjakan kunjungan wisatawan itu hampir terjadi di seluruh objek wisata yang diminati di Agam, baik objek wisata bahari, wisata keluarga, religi maupun wisata kuliner. “Objek wisata favorit yang banyak dikunjungi seperti lawang park, pantai tiku, linggai, ambun tanai, keju lasi, green house lezatta dan sejumlah destinasi lainnya,” sebut Syatria.

Baca Juga  FKUB minta Pemerintah Dukung Program Keharmonisan Umat Beragama

Pengunjung itu berasal dari perantau Agam, kabupaten dan bebe­rapa ko­ta di Sumbar, bahkan ada juga bera­sal dari provinsi tetangga seperti, Peka­nbaru, Medan, Jambi, Riau dan lain-lain. “Hal ini diketahui dari kendaraan yang mereka bawa saat menikmati objek wisata di Agam,” ucap lanjut.

Selain kunjungan ke objek wisata, kunjungan wisatawan luar daerah ke homestay juga mengalami peningkatan. Menurutnya, homestay lebih dipilih lantaran bisa me­ngakomodir satu atau dua keluarga dalam satu bangunan.

Baca Juga  Sempurnakan Kurikulum 2013, Kepsek Dilatih

Syatria menambahkan saat berada di objek wisata Agam, para pe­ngunjung tetap menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak dan menggunakan hand sanitizer untuk men­cegah penularan Covid-19. “Meski objek wisata sudah diperbolehkan beroperasi, kami tetap mengingatkan wisatawan untuk tetap mene­rapkan protokol kesehatan,” ucap lanjut. (pry)