SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Truk Mati Mendadak Picu Kemacetan di jalan lintas Muarokalaban

0
×

Truk Mati Mendadak Picu Kemacetan di jalan lintas Muarokalaban

Sebarkan artikel ini
URAI KEMACETAN— Pos PAM Muarokalaban bergerak cepat mengurai kemacetan kendaraan yang dipicu truk roda sepuluh mati mendadak di tengah jalan.

SAWAHLUNTO, METRO–Aksi gerak cepat pihak Pos PAM Muarokalaban terhadap penguraian kemacetan kendaraan yang terjadi. Kemacetan terjadi akibat salah satu unit truk roda 10 Indah Logistik Cargo BA 8277 QU yang membawa paket berhenti men­dadak di tengah jalan lintas Muarokalaban yang te­ngah ramai dilewati arus kendaraan,  Jumat (6/5). Otomatis karena ulah truk tersebut mengakibatkan menjadi pemicu kemacetan arus lalu lintas.

Menurut Ka Pos PAM Mu­a­rokalaban Iptu Febrijoni yang hadir pada saat kejadian me­ng­ungkapkan, mobil truk roda 10 Indah Cargo BA 8277 QU tersebut terhenti pada saat kondisi lalin sedang ramai dan kendaraan berjalan pelan-pe­lan. Sehingga Bak Porsnelling melekat. Harus dibuka dulu Bak Porsnellingnya baru bisa ditarik pakai mobil truk lainnya.

“Pihak kami segera memanggil pihak bengkel untuk segera mengatasi kerusakan mendadak dari truk tersebut. Setelah pihak bengkel melakukan pembongkaran kepada Bak Porsnellingnya maka baru bisa mobil tersebut ditarik ke bengkel terdekat,” ujar Febrijoni.

Sementara dalam usaha mengurai penumpukan kendaraan di dua arah jalan lintas tersebut akibat mogoknya truk Indah Logistik Cargo ini, pihak Pos PAM melakukan pengalihan jalan. Sehingga tidak me­nimbulkan kemacetan. ” Tidak membutuhkan wa­k­tu lama penanganan ter­sebut dilaksanakan dalam waktu lebih kurang 5 menit saja, dengan kerjasama yang apik antara Pos PAM, ma­syarakat sekitar dan petugas bengkel,” kata Febrijoni.

Feri yang merupakan supir Indah Cargo mengakui, bahwa mobilnya tiba-tiba berhenti mendadak ketika kendaraan berjalan pelan-pelan karena ramai sekitar pukul 15.15 WIB. ” Gigi bak porsenelingnya mati, jadi mobilnya tidak bisa ber­gerak. Ya kita tunggu solusi dulu dari pihak kepolisian yang berwenang,” ungkap Feri kepada media saat waktu kejadian tersebut. (pin)