METRO SUMBAR

Manfaatkan Libur Lebaran, Pemko Pariaman Jadwalkan Festival Pantai Selama 13 hari

0
×

Manfaatkan Libur Lebaran, Pemko Pariaman Jadwalkan Festival Pantai Selama 13 hari

Sebarkan artikel ini
Genius Umar

PARIAMAN, METRO–Manfaatkan libur Lebaran 1443 H tahun ini, Pemko Pariaman, menjadwalkan pelaksanaan Festival Pantai selama 13 hari terhitung dari 3 Mei sampai dengan 15 Mei guna menyambut wisatawan yang berkunjung ke daerah itu.  ”Kami ingin perantau yang diprediksi pulang ke Sumbar sekitar 1,8 juta itu mengunjungi Kota Pariaman pada libur lebaran tahun ini,” kata Wali Kota Pariaman Genius Umar di Pariaman, kemarin.

Oleh karena itu, lanjutnya dalam pelaksanaannya tidak saja dilakukan oleh jajaran Pemko Pariaman saja namun juga seluruh kepala desa, lurah kepolisian, TNI serta pe­mang­­ku kepentingan di daerah itu.

Tujuannya, lanjutnya agar wisatawan dapat me­ngi­si liburannya di Pariaman yang dikenal dengan Kota Tabuik dengan aman dan nyaman. ”Kami tidak libur selama 15 hari itu khu­sus melayani wisatawan,” katanya.

Bahkan ia meminta wi­sa­tawan melaporkan kepada pihaknya jika mendapatkan perlakuan tidak mengenakkan dari oknum yang ada di daerah itu agar kejadian serupa tidak terjadi kembali.

Ia menyebutkan ada se­jumlah objek wisata yang dapat dikunjungi wisa­ta­wan di Kota Pariaman pa­da libur lebaran tahun ini yaitu Pantai Sunue, Binasi, Kata, Gandoriah, Cermin, Apar Taman Anas Malik, Talao Pauh, dan Pulau Angso Duo.

Genius meminta pedagang dan wisatawan yang berkunjung ke daerah itu untuk menerapkan protokol kesehatan guna mengantisipasi adanya kasus COVID-19.

Sebelumnya Gubernur Sumatra Barat, Mahyeldi memprediksi akan ada 1,8 juta perantau asal daerah itu mudik ke kampung halaman pada momen Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah.

Mahyeldi minta ja­ja­ran­­nya berkomunikasi de­ngan seluruh 19 kabupaten dan kota di Sumbar agar ber­sama-sama menyambut pemudik yang akan pulang kampung.  Selama pulang kampung akan banyak perantau berwisata ke banyak tempat di Sumbar sehingga diperlukan persiapan agar perantau itu merasa nyaman dan aman ketika berwisata di provinsi itu. (efa)