PADANG, METRO–Pada Hari Raya Idul Fitri 1443 H tahun ini, diperkirakan 1,8 juta Perantau Minang bakal pulang ke kampung halamannya di Sumatera Barat (Sumbar). Dengan jumlah yang sangat besar itu, pemudik perlu mengantisipasi berbagai permasalahan yang terjadi di selama perjalanan menuju pulang kampung dan selama liburan di Sumbar. Terutama permasalahan kemacetan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Heri Nofiardi mengungkapkan, kemacetan yang terjadi di jalan-jalan di Sumbar salah satu faktornya disebabkan karena keberadaan pasar tumpah.
Sejumlah titik yang rawan macet di Sumbar, di arah utara, yakni, Pasar Lubuk Alung, Pasar Sicincin, Objek Wisata Lembah Anai Objek Wisata Mifan, RM. Pak Datuak, Sate Mak Syukur. Selain itu, Pasar Koto Baru, Pasar Padang Luar, Pasar Baso Simpang Piladang, Pasar Payakumbuh.
Sementara di arah selatan, potensi macet terdapat di Simpang Gaung Teluk Bayur, sepanjang ruas jalan Tarusan–Painan, Pasar Kambang. “Untuk mengatasi kemacetan di lokasi tersebut, sejumlah posko pengamanan didirikan. Posko ini akan mengatur dan mengurai kemacetan yang terjadi,” ungkap Heri, Minggu (24/4).
Selain rawan macet, hal lain yang perlu diwaspadai pemudik dalam perjalanan yakni, bencana longsor. Heri mengungkapkan, ruas jalan rawan longsor di Sumbar, di arah timur, yakni, ruas jalan Padang–Lubuk Selasih–Padang Aro. Juga ada ruas jalan Muaro Kalaban–Sawahlunto–Kiliranjao.
Di arah barat, ruas jalan yang rawan longsor, yakni jalan Bukittinggi– Lubuk Sikaping. Sementara arah utara, meliputi, Sicincin–Padang Panjang–Malalak, Manggopoh – Padang Luar, Payakumbuh–Batas Riau
Di arah selatan, yang rawan longsor jalan Padang–Painan–Tapan– Batas Jambi (Kerinci).
Untuk mengantisipasi kerawanan tersebut, Heri juga mengungkapkan sejumlah jalur alternatif yang bisa dilalui di Sumbar. Yakni, jalur di Simpang Polsek Bandara Internasional Minangkabau (BIM)– Simpang Pasar Usang.
Juga ada jalur Simpag Polsek BIM–Simpang Katapiang–Jambak Lubuk Alung, Simpang Polsek BIM–Simpang Katapiang–Pariaman Sicincin–Malalak. Kemudian Simpang Pandai Sikek–Pasar Amur Simpang Batu Palano – Sei Puar – Simpang Tanjung Alam. Juga ada jalur Simpag Ampek Angkek Canduang–Tabek Patah– Situjuah–Payakumbuh. Berikutnya jalur Simpang Bungkus Teluk Kabung–Tarusan. Juga ada jalur Simpang Padang Sawah–Kumpulan.(fan)
















