PAYAKUMBUH/50 KOTA

Antisipasi Kelangkaan Migor Jelang Lebaran, Pemkab Gandeng PPI

0
×

Antisipasi Kelangkaan Migor Jelang Lebaran, Pemkab Gandeng PPI

Sebarkan artikel ini
PENGAWASAN— Tim Pemkab Limapuluh Kota saat mengawasi pendistribusian migor kepada pelaku UMKM yang ada.

LIMAPULUH KOTA, METRO–Pemerintah Kabupa­ten Limapuluh Kota menggandeng Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) untuk mengantisipasi me­ningkatnya kebutuhan terhadap minyak goreng men­jelang lebaran Idul Fitri 1443 H-2022 M. Sebanyak 18 ton minyak goreng curah disalurkan kepada Usaha Kecil Menengah (UKM) dan para pedagang.   Penyaluran dilakukan di Komplek Kantor Bupati, Sarilamak, Harau pada Sabtu (23/4) serta dilanjutkan pada Minggu (24/4) berlokasi di Koperasi Wanita Nagari VII Koto Talago, Guguak.

UKM dan pedagang yang kebagian minyak goreng curah sebagian besar merupakan binaaan Dinas Perdagangan Ko­perasi Usaha Kecil dan Menengah (Disdag Ko­perasi & UKM)  Limapuluh Kota. “Kita berharap, dengan disalurkannya 18 ton minyak goreng bersubsidi ini akan dapat me­ngurangi biaya produksi UMKM akibat melonjak­nya harga minyak goreng dipasaran akhir akhir ini. Untuk harga per-liter kita sesuaikan dengan aturan yaitu 15.500 rupiah sampai ke tangan konsumen. Mu­dah mudahan ini bisa berkelanjutan,”  jelas Kepala Dinas diwakili Kepala Bi­dang Sarana dan Prasarana Distribusi Perdagangan Disdag Koperasi dan UKM Ana Karina saat menyaksikan pelaksanaan distribusi di Komplek Kantor Bupati, Sarilamak, Harau.

Baca Juga  Smansa Expo and Competitions, Wawako Erwin : Iven Ini Mampu Lahirkan Anak Bangsa Berkarakter

Pendistribusian mi­­nyak goreng curah, dikatakan Ana, merupakan kebijakan Pemerintah Pro­vinsi Sumatera Barat yang didukung oleh pemerintah kabupaten/ kota se-Sumbar dalam upaya menjaga pasokan dan kestabilan harga minyak goreng men­jelang Hari Raya Idul fitri 1443 H. “Ada dua titik pendistribusian pada drop pertama ini. Hari ini di komplek Kantor Bupati, khu­sus untuk UMKM yang telah kita bagi perwilayah serta pedagang yang berdomisili di wilayah Kecamatan Harau, Sarilamak dan sekitarnya. Kemudian titik ke dua pada hari Minggu, (24/4) akan kita laksa­nakan ini khusus untuk UMKM binaan yang berdomisili di wilayah Kecamatan Guguak, Suliki dan Mungka,” ulasnya.

Baca Juga  Tantangan BPJS Payakumbuh Kesehatan di Masa Pendemi Wujudkan UHC

Jika terdapat pening­katan permintaan tambahan dari UMKM maupun pedagang untuk distribusi minyak goreng subsidi, berkemungkinan drop ke-dua, yang diharapkan terlaksana dalam wak­tu yang secepat mungkin.

Kegiatan penyaluran minyak goreng curah ini disambut antutias oleh pelaku UKM dan pedagang. Sepert Susi Wahyuni salah seorang pedagang yang ditemui dilokasi pendistribusian merasa sangat terbantu dengan adanya program ini karena mendapatkan stok minyak goreng setelah kosong selama beberapa hari belakangan.

“Banyak permintaan, banyak yang butuh mi­nyak goreng. Mudah mu­dahan kegiatan ini akan rutin digelar oleh dinas terkait sampai ketersedian dan harga benar benar stabil,” pungkas Susi. (uus)