Padang, METRO–PLN UIW Sumbar memiliki sejumlah agenda besar dalam beberapa tahun ke depan, salah satu diantaranya adalah mengenalkan electrifying lifestylepada seluruh masyarakat.
GM PLN UIW Sumbar Toni Wahyu Wibowo menyebutkan, PLN UIW Sumbar surplus pasokan listrik cukup besar dari total kapasitas seluruh pembangkit.
‘’Kapasitas pembangkit kita adalah 778,92 MW, kondisi terkini masih ada surplus pasokan sebesar 151,62 MW. ’’ sebutnya, Kamis (21/04).
PLN UIW Sumbar menargetkan pengguna kompor induksi meningkat dr 1000-an menjadi 5000-an pengguna pada Desember 2022.
PLN UIW Sumbar pun siap mendukung era baru berkendara dengan infrastruktur pengisian baterai kendaraan listrik umum maupun individual. Hal ini secara tidak langsung akan berpengaruh pada peningkatan penjualan tenaga listrik yang ditargetkan beranjak dari 3.627,68 menjadi 3.814,1 GWh pada Desember 2022.
Upaya pencapaian target tersebut tidak terlepas dari peran penting perempuan. Srikandi PLN mempunyai peranan penting dalam menunjang upaya pemasifan electrifying lifestyle.
Dijelaskan Toni, 20% pegawai PLN UIW Sumbar adalah perempuan. Banyak ruang yang diberikan perusahaan untuk perempuan berdayaguna dan berkontribusi bagi kemajuan layanan kelistrikan. “Pegawai perempuan juga menduduki posisi penting untuk jalannya upaya strategis di bidang pelayanan dan penjualan, seperti electrifying lifestyle,’’ lanjutnya.
Yessi Indra, salah satu srikandi PLN yang kini menjabat sebagai Manager Pemasaran PLN UIW Sumbar mengatakan, PLN siap mendukung masyarakat dan pemerintah untuk peralihan gaya hidup menuju penggunaan produk-produk elektrik, seperti kompor gas ke kompor induksi dan kendaraan konvensional ke kendaraan listrik.
Mendukung penggunaan kompor Induksi, lanjut Yessi, masih berlangsung promo “Nyaman Kompor Induksi” dari PLN. ‘’Ini adalah program diskon tambah daya menjadi Rp150.000,- yang diberikan kepada pelanggan yang telah membeli kompor induksi pada marketplace atau store yang bekerjasama dengan PLN. Hematnya hingga jutaan Rupiah, contohnya naik daya dari 900 ke 2200 itu biayanya 2,5 Juta, dengan promo ini hanya dengan membayar 150 Ribu pelanggan bisa menikmati daya yg lebih lega,’’ jelasnya.
Mendukung penggunaan kendaraan listrik, tambah Yessi, PLN seluruh Indonesia bergerak gerilya untuk ketersediaan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) dan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) agar memudahkan pengguna melakukan pengisian di berbagai titik-titik umum.(rel/hsb)






