PARIAMAN, METRO–Wali Kota Pariaman H Genius Umar, melaksanaka buka puasa bersama Ketua BPD, Ketua LPM, serta pengurus LKAAM dan Bundo Kanduang se Kota Pariaman. “Kegiatan ini untuk mempererat tali silaturahmi diantara pimpinan dan masyarakat yang dipimpinnya,” kata Walikota Pariaman, Genius Umar, kemarin, usai menggelar buka puasa bersama.
Buka bersama ini agak sedikit berbeda, karena bertepatan dengan kunjungan Tim Safari Ramadan (TSR) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar), yang diketuai oleh Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy, sehingga suasana berbuka bersama ini menjadi lebih khidmat.
Genius Umar menyampaikan ucapan rasa terimakasih atas pertisipasi dan kerjasama semua element masyarakat yang ada di Kota Pariaman, mulai dari pemerintahan desa/kelurahan, LPM, BPD, LKAAM dan Bundo Kanduang, yang saling bersinergi untuk memajukan Kota Pariaman menjadi lebih baik.
“Kami berharap, dengan adanya kegiatan berbuka puasa bersama ini, akan dapat meningkatkan silaturahim yang selama ini sudah terjalin dengan baik, antara semua stakeholder terkait, dan juga meningkatkan komunikasi antara pimpinan daerah dengan masyarakatnya,” ujarnya.
Genius menyambut positif acara yang digelar di bulan suci Ramadhan ini, menurutnya acara berbuka bersama ini, juga dapat saling intropeksi diri, dan saling mengisi satu dengan lainya, sehingga kesatuan persepsi dalam memajukan Kota Pariaman ini, dapat diwujudkan.
“Mari kita saling meningkatkan keimanan dan ketagwaan kita kepada Allah SWT selama menjalankan ibadah puasa tahun ini, dengan saling bersama-sama mempererat tali persaudaraan, dan menjadikan Kota Pariaman ini, menjadi lebih maju dan masyarakatnya hidup sejahtera,” ungkapnya.
Genius menambhakan bahwa LPM, BPD, LKAAM dan Bundo Kanduang, adalah lembaga mitra strategis yang ada diluar Pemerintahan, baik di tingkat desa dan kelurahan maupun Kota, yang sangat membantu dalam meningkatkan partisipasi dan pelayanan penyelenggaraan masyarakat dan tetap kebudayaan yang punya.
“Untuk itu, diharapkan ada sinergi yang baik antara pemerintah di desa/kelurahan dengan LPM, BPD, dan juga lembaga adat LKAAM dan Bundo Kanduang, sehingga rencana pembangunan dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar, dalam upaya memberikan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat,” tutupnya. (efa)






