AGAM/BUKITTINGGI

Safari ke Masjid Nurul Falah Tunggua Banio, Pemkab Agam Dorong Pendirian Rumah Tahfiz

1
×

Safari ke Masjid Nurul Falah Tunggua Banio, Pemkab Agam Dorong Pendirian Rumah Tahfiz

Sebarkan artikel ini
Tim safari Ramadan Kabupaten Agam mengunjungi Masjid Nurul Falah Tunggua Banio Bateh Rimbang, Nagari Nan Tujuah, Kecamatan Palupuah, Minggu (17/4).

AGAM, METRO–Tim safari Ramadan Kabupaten Agam mengunjungi Masjid Nurul Falah Tunggua Banio Bateh Rimbang, Nagari Nan Tujuah, Kecamatan Palupuah, Minggu (17/4). Tim ini dipim­pin langsung Bupati Agam Andri Warman, yang didampingi Ketua TP-PKK Agam, Ny Yennita Andri Warman, Kakan Kemenag Agam, Marjanis dan beberapa OPD. “Kunjungan kita ke masjid ini sempat tertunda, yang seharusnya pekan lalu tapi baru bisa berkunjung sekarang,” ujar Andri Warman.

Seperti biasanya, dalam kunju­ngan ini bupati yang akrab disapa AWR ini perkenalkan berbagai program pada masyarakat, terutama bidang pendidikan. Memang, pendi­dikan jadi salah satu fokusnya dalam melahirkan generasi yang cerdas dan berkarakter.

Terkait pendidikan, Bupati AWR telah jalin kerjasama dengan Kankemenag Agam dan MUI, dalam me­ningkatkan kemampuan masyarakat di bidang agama. “Di bidang agama ini kita mendorong masyarakat untuk membentuk rumah tahfiz, yang menjadi tempat generasi belajar tahfiz,” sebut AWR. Mendukung program ini, yang tercatat hingga kini 167 rumah tahfiz sudah terbentuk di Agam. Bagi Bupati Andri Warman, pendidikan adalah hal nomor satu, apalagi bidang agama dan adat istiadat, karena katanya Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah harus tetap utuh di Kabupaten Agam.

Baca Juga  Pemkab Gelar 13 Paket Pelatihan Berbasis Kompetensi

Pada kesempatan itu, tim safari Ramadan serahkan bantuan Rp10 juta untuk kelangsungan pemba­ngunan masjid, serta bantuan Al-Quran dari Kankemenag Agam.

Sementara itu, pengurus Masjid Nurul Falah, Dt Maruhun Basa sampaikan kondisi Jorong Tunggua Ba­­nio Bateh Rimbang pada tim safari Ramadan kabupaten. “Menuju mas­jid ini mungkin rombongan tim safari yang dipimpin Bupati Agam, sudah melihat secara langsung bagaimana kondisi jalan,” ujar Dt Maruhun Basa.Jalan ini, katanya, jauh dari kata memadai yang kondisinya cukup memprihatinkan. Dengan begitu, diharapkannya ada solusi dari Pem­kab Agam bagaimana jalan ini lebih baik ke depan. “Perbaikan jalan ini sudah lama diimpikan masyarakat Tunggua Banio,” sebut Dt Maruhun Basa.

Baca Juga  Covid Melandai, Investasi di Bukittinggi Tumbuh 300 Persen

Di sisi lain, ia juga sampaikan kondisi Masjid Nurul Falah, yang kini pembangunannya masih ter­beng­kalai. “Masjid ini masih dalam tahap renovasi dari bangunan lama, yang dilakukan melalui swadaya pemuda dan masyarakat,” terangnya.

Melalui bantuan yang diberikan tim safari Ramadan ini, ia berharap dapat mempercepat pembangunan masjid tersebut. “Terimakasih pada tim safari Ramadan kabupaten atas bantuan yang diberikan untuk Masjid Nurul Fallah ini,” ucap Dt Maruhun Basa. Terkait keluhan jalan, direspon langsung oleh Bupati Andri Warman. Ia akan bahas ini bersama OPD terkait di kabupaten. (pry)