SUDIRMAN, METRO–Anggota DPRD Kota Payakumbuh Fraksi PPP, Edward DF, melakukan silaturahmi ke-Balai Wartawan Luak Limo Puluah (Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota), dikomplek Kantor Bupati Lama di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Payakumbuh, Senin (18/4) siang. Kedatangan Edward DF, disambut oleh anggota Balai Wartawan, Arfidel Ilham, Aking Romi Yunanda, Rahmat Sitepu, Akmal, Toni, Ady, Dadang, Arya, Ichsan, Fajar Sitepu, dan anggota lainnya dari wartawan media cetak, online, tivi, dan radio. Edward DF, sebelum menjabat selama Dua Priode menjadi Anggota Dewan juga merupakan wartawan senior.
Tokoh masyarakat Kota Payakumbuh yang disebut-sebut punya peluang sebagai Kandidat Calon Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat itu menyampaikan dirinya sudah kangen dengan rekan-rekan wartawan. Pada kesempatan itu, dia juga memaparkan beberapa hal penting terkait tugasnya sebagai wakil rakyat, salahsatunya dia menyentil aksi Tim 7 Kota Payakumbuh yang menertibkan warung kelambu pada siang hari, menurutnya tidak efektif.
“Karena sepanjang warungnya tertutup tidak masalah. Yang masalah itu bila pedagang tidak menghargai orang islam dengan membuka warung dan menjual dagangannya secara terbuka, mohon diperhatikan. Tak apa menyediakan makan minum bagi yang tidak puasa, sepanjang tertutup tidak ada persoalan,” kata Edward, Anggota Komisi B DPRD Kota Payakumbuh itu.
Ditambahkannya, terkait agenda bersama Pemko payakumbuh, seharusnya saat ini telah disampaikan Rekomendasi LKPJ Wali Kota Tahun 2021 dalam rapat paripurna, karena ada sesuatu hal, maka tak bisa dilaksanakan. “Kami juga berharap media dapat mengawal APBD 2023, kalau bisa sesuai dengan posturnya yang berisi visi misi wali kota, musrenbang, dan pokir dewan,” tandasnya.
Terakhir, Edward juga berpesan terkait dengan akan berlangsungnya pemilihan wali nagari (pilwanag) di Kabupaten Limapuluh Kota, dari 79 nagari ada 70 nagari yang melaksanakan, dia meminta wartawan untuk ikut memberi edukasi dan pencerdasan kepada pemilih “Boleh bersaing memenangkan kompetitor, tapi siapapun yang terpilih, maka netralitas harus dikedepankan setelah itu,” kata Edward.
Di akhiri pertemuan itu, Edward yang juga mantan wartawan senior itu memberikan bingkisan kepada koleganya sebagai apresiasi atas eksistensi media selama ini sebagai pilar demokrasi.
Sementara itu, Wartawan Muda Arya Gusman menyampaikan apresiasi kepada Edward DF yang berkunjung ke balai wartawan sekaligus memberikan saran agar wartawan selalu update akan apa yang dibutuhkan untuk tugas kedepannya. “Yang datang ini bukan sebagai dewan, tapi beliau adalah seorang wartawan, menjadi bagian dari BW,” pungkas Arya yang saat ini maju menjadi Calon Wali Nagari Sikabu-kabu Tanjuang Haro Padang Panjang. (uus)






