METRO PESISIR

Menu Pabukoan harus Dikemas dengan Sehat

0
×

Menu Pabukoan harus Dikemas dengan Sehat

Sebarkan artikel ini
SEDIAKAN PABUKOAN—Pasar Pabukoan Pariaman dan Balai Kuraitaji sediakan menu apik untuk berbuka puasa.

PARIAMAN, METRO–Wali Kota Pariaman H Genius Umar menyatakan hampir sepekan sudah pe­laksanaan ibadah puasa ramadhan 1443 H  tahun 2022 dijalankan oleh umat islam, tak terkecuali juga di Kota Pariaman yang ma­yoritas  masyarakatnya beragama muslim.

“Tentunya, yang dicari oleh ma­syarakat yang utama da­lam bulan puasa untuk me­nu buka puasa yakni menu takjil (pabukoan), terutama bagi para pegawai peme­rintah dan BUMD yang tak sempat memasak makanan persediaan untuk buka puasa,” kata Walikota Pa­riaman H Genius Umar, kemarin.

Katanya, di Kota Pariaman sendiri, terdapat dua pusat menu pabukoan yang dapat dengan mudah di akses dan sudah berlangsung lama, yakni Pasar Pabukoan Pariaman dan Pasar Pabukoan Balai Ku­raitaji.

Lebih jauh Wako Pariaman Genius Umar, imbau bagi masyarakat yang i­ngin membeli menu buka puasa, silahkan datang kedua lokasi pasa pabukoan yang ada di Kota Pariaman ini, dimana kebera­daan pasa pabukoan ini telah berlangsung lama sejak pasar tersebut ada.

Kepada para penjual menu buka puasa di Kota Pariaman, Genius me­ngim­bau untuk tetap  memperhatikan jenis-jenis makanan dan minuman yang dijual, dan harus dikemas secara sehat dan higienis. Setiap harinya, Pemko Pa­riaman bersama jajaran Polres Pariaman dan Ko­dim 0308 Pariaman juga siapkan petugas pengamanan dan pengatur lalu lintas di dua lokasi pasar pabukoan tersebut.

“Di sam­ping makanan itu sehat, berdaya manfaat untuk para penikmatnya, juga berkah untuk para penjualnya,” singkat Genius.

Sementara Ani, salah seorang PNS di Kota Pariaman, mengaku terbantu untuk memperoleh menu buka puasa dengan ada­nya pasar takjil Pasa Pabukoan.

“Meskipun jadwal kerja selama bulan puasa berlangsung dari pukul 08.00 WIB pagi hingga pukul 15.00 WIB sore, terkadang ma­sih ada pekerjaan yang harus diselesaikan lewat waktu batas jam kerja, ma­ka alternatif saya ialah langsung menuju Pasa Pabukoan ini untuk menu buka puasa keluarga,” terangnya.

Ia mengaku terkadang ia juga kejar-kejaran de­ngan waktu membeli menu buka puasa tersebut di dua pasa pabukoan yang ada di Kota Pariaman itu. Sementara itu, Irma yang akrab disapa Buk Ndut, salah seorang penjual pabukoan di kawasan Balai Kuraitaji, setiap harinya selama ramadhan ini ia berjualan menu makanan di Pasa Pabukoan Balai Kuraitaji ini.

“Alhamdulillah, setiap ha­rinya dagangan saya selalu habis, adapun menu yang kita sediakan yakni gulai usus, gulai ikan, gulai ayam dan lain sebagainya, umumnya rata-rata pembeli merupakan pegawai dan masyarakat yang tidak sempat menyiapkan menu buka puasa,” ujarnya. (efa)