KAMPUNG LAPAI, METRO – Pembantu Letnan Satu (Peltu) Purnawirawan (Pur) Azwir Oyon menjadi saksi bagaimana Prabowo Subianto mempertaruhkan nyawanya demi NKRI sewaktu menjadi prajurit. Meski berstatus perwira, saat itu Prabowo turut serta berjibaku menghadapi musuh untuk mempertahankan Indonesia.
“Saya pernah menjadi anggotanya saat di Timor Timur dulu. Pak Prabowo seorang pejuang sejati yang tak perlu lagi dipertanyakan apa yang telah diperbuatnya untuk Indonesia. Sekarang saya sedih, banyak yang sok bertanya, apa yang sudah diperbuat Prabowo? Banyak, dan itu tak ternilai,” kata Azwir Oyon dengan lantang.
Hal itu disebutkan Azwir saat acara silaturahmi Wasekjen DPP Gerindra Andre Rosiade di Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo, akhir pekan lalu. Hari itu juga turut hadir calon anggota DPRD Kota Padang Dapil V (Padang Barat, Padang Utara dan Nanggalo) Helmiati.
Sebelumnya, puluhan ibu-ibu di sekitar kawasan itu berkumpul dan melaksanakan senam pagi bersama. Mereka juga bersiap-siap untuk bersilaturahmi dengan Andre Rosiade yang selama ini mereka lihat tampil di televisi nasional dan koran-koran saja. Tak ayal, kesempatan itu digunakan untuk berdialog dan berfoto bersama.
Azwir melanjutkan, saat ini, para istri purnawirawan TNI hanya menikmati hidup seadanya. Kebanyakan mereka hanya menerima Rp1,5 juta saja per bulannya. “Bagi purnawirawan yang masih hidup, banyak yang cacat. Mereka juga hanya berpendapatan Rp1,8 juta saja sebulan. Tentu tidak cukup di saat sekarang ini,” katanya.
Sebagai anggota PPIR (Pejuang Purnawirawan Indonesia Raya), Azwir Oyon mengharapkan, jika nanti pucuk pimpinan negara bertukar kepada Prabowo, tentu mereka para purnawirawan dan istri akan sejahtera. “Kami telah melihat bagaimana Pak Prabowo bekerja sebagai prajurit. Dia mempertaruhkan nyawanya. Kalau jadi Presiden, tentu tak diragukan,” tegasnya.
Helmiati menyebutkan, saat ini kehidupan masyarakat Indonesia dan Sumbar serta Kota Padang khususnya memang tidak semakin membaik. Naiknya harga-harga barang pokok, membuat warga memekik, terutama ibu rumah tangga. Dia meminta semua warga berpikir ulang untuk melanjutkan pemerintahan yang sekarang.
“Kami di sini menghadirkan Bang Andre Rosiade, juru bicara Prabowo-Sandi, ingin menegaskan kepada kita semua, untuk mengubah nasib kita di 2019. Marilah kita bersama-sama membulatkan tekad mendudukkan orang-orang cakap di DPR RI, seperti Bang Andre. Meski belum menjadi anggota DPRD, kiprahnya di nasional sudah terbukti untuk rakyat,” katanya.
Andre Rosiade mengaku sudah banyak mendengar cerita dan fakta sejarah soal perjuangan Prabowo Subianto sebagai alat negara. Karena itu dia meminta semua orang yang masih bertanya-tanya apa yang telah diperbuat Prabowo, agar sadar diri. Karena Prabowo adalah tentara terbaik yang telah wara-wiri dari medan perang dan mempertaruhkan nyawanya.
“Kami mendukung Pak Prabowo setelah mempelajari track record-nya di dunia militer dan usaha. Keduanya sukses dan bisa menjadi gambaran bagi kita kalau dia memimpin negara ini, tentu akan lebih baik. Bisa menurunkan angka inflasi yang tinggi, dan membuka banyak lapangan kerja,” sebut Andre Rosiade.
Selain itu, Andre juga menegaskan, Prabowo-Sandi telah bertekad bulan akan menjadikan semua guru honorer K2 sebagai PNS kalau terpilih. “Ini bukan soal anggaran, tapi soal keberpihakan saja. Sebagai orang yang diminta menyosialisasikan Prabowo-Sandi, kami akan terus bergerak,” kata Andre Rosiade. (ade)





