PADANG, METRO–Rektor Universitas Andalas (Unand), Prof. Dr. Yuliandri, SH, MH mengajak masyarakat agar dapat meramaikan masjid pada ramadan tahun ini. “Masjid adalah rumah Allah SWT. Kita ramaikan lagi pada ramadan tahun ini. Jadikan masjid syiar agama dan tempat pendidikan agama bagi generasi muda kita,” ajak Yuliandri, selaku Ketua Tim IV Safari Ramadan Pemprov Sumbar, saat mengunjungi Masjid Nailus Saa’dah di Kecamatan Koto Tangah, Minggu malam (3/4).
Yuliandri mengungkapkan, dua tahun terakhir, dunia dan negara ini dihadapkan pada bencana non alam pandemi Covid-19. Pandemi ini menjadi ujian yang cukup berat bagi kehidupan manusia. Karena pandemi Covid-19 berdampak terhadap seluruh sendi kehidupan, Baik itu, kesehatan ekonomi dan sosial. “Sekarang, kita sudah bisa menghadapinya. Di tahun 2020, dua tahun lalu, berdampak kita tidak bisa melaksanakan ibadah di masjid. Kini semua dapat kita lalui. Mudah mudahan kita lolos dari dampak Covid-19,” ucapnya.
Di bidang pendidikan juga berdampak. Dari murid SD hingga mahasiswa yang kuliah di perguruan tinggi juga berdampak. “Dua tahun terakhir kita diuji dalam upaya peningkatan kualitas belajar. Baru satu tahun terakhir belajar tatap muka luring. Beban tanggungjawab pendidikan begitu dirasakan dampaknya,” ungkapnya. “Semua proses pendidikan yang terganggu dapat kita jemput kembali. Ibu-ibu dan bapak-bapak di rumah juga ikut berperan memberi pelajaran kepada anak-anak selama pandemi,” tambahnya.
Meski pandemi Covid-19 sudah bisa diatasi, namun tantangan lainnya menurut Yuliandri, memasuki puasa di bulan ramadan, banyak kebutuhan barang-barang sembako naik akibat dampak pandemi Covid-19 ini. “Kita berharap pemerintah dapat mengatasinya. Kita yakin Allah memberikan jalan yang terbaik. Kita masih diberi kesempatan beribadah kembali di masjid. Hari ini cukup ramai,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Tim Safari Ramada Pemprov Sumbar menyerahkan bantuan Rp50 juta untuk pembangunan masjid tersebut. Bantuan diserahkan langsung oleh Yuliandri kepada Ketua Pengurus Masjid Nailus Saa’dah, Suwarno.
Ketua Pengurus Masjid Nailus Sa’adah, Suwarno, mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Sumbar yang telah menjadwalkan hadir di masjid ini dan menyerahkan bantuan untuk pembangunan masjid ini. Suwarno mengungkapkan, kegiatan rutin masjid ini, setiap bulan ada wirid yang dilaksanakan setiap minggu ganjil. Kemudian setiap Sabtu ada ceramah subuh diisi oleh jemaah masjid.
Juga ada kegiatan belajar agama di MDA masjid ini yang diikuti 66 murid. Suwarno juga mengungkapkan, masjid ini juga menyantuni anak yatim setiap bulan pada akhir bulan. “Ada sebanyak 39 anak yatim di sekitar lingkungan masjid yang kita santuni. Mereka diberi beras 10 kilogram dan uang tunai sesuai kondisi keuangan. Mari kita sisihkan reseki kita untuk santuni anak yatim,” ajaknya.
Khusus bulan ramadan, lanjut Suwarno, masjid ini juga melaksanakan program resantren ramadan. Sudah ada mendaftar sebanyak 96 anak. Yakni 52 murid SD, dan 44 siswa SMP. “Kegiatan pesantren ramadan ini dilaksanakan 9 April sampai 28 April 2022. Setiap malam ramadan juga ada ceramah taraweh. Juga ada ceramah subuh dalam seminggu ada empat kali,” terangnya.
Terkait pembangunan masjid ini, Suwarno mengatakan pengurus merencanakan mengganti paving block seluas 500 M2 di halaman masjid. Di mana penggantian paving block ini membutuh anggaran Rp80 juta. “Penggantian paving block ini sudah direncanakan satu tahun lalu. Namun terkendala dana dan sampai sekarang belum terealisasi. Dengan paving block bisa digunakan untuk shalat Idul Fitri dan Idul Adha,” harapnya.(fan)






