SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Gelar Pelatihan, Pemko Sawahlunto Gandeng BPVP Bandung Barat

0
×

Gelar Pelatihan, Pemko Sawahlunto Gandeng BPVP Bandung Barat

Sebarkan artikel ini
Pemko Sawahlunto
PETIK TOMAT— Wali Kota Sawahlunto Deri Asta memetik buah tomat yang dibudidayakan di lingkungan Balaikota Sawahlunto.

SAWAHLUNTO, METRO–Pemko Sawahlunto me­laksanakan pelatihan dan pemberdayaan bagi ma­sya­rakat Kota Sawahlunto dengan bekerjasama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktifitas (BPVP) Bandung Barat. Walikota Sawahlunto Deri Asta dalam keterangan tertulisnya mengatakan, telah menandatangani kesepakatan bersama de­ngan Kepala BPVP Ban­dung Barat Tuti Haryanti, di Bandung Barat, Jumat (1/4).

“Kesepakatan ini untuk mensinergikan dan me­ngoptimalkan pendayagu­naan sumber daya yang dimiliki Pemkot Sawahlunto dan BPVB Bandung Ba­rat dalam rangka pening­katan kompetensi pencari kerja serta perluasan ke­sempatan kerja di wilayah Kota Sawahlunto,” kata Deri Asta.

Walikota menyebutkan, bahwa ruang lingkup kesepakatan bersama itu meliputi pelaksanaan pe­latihan vokasi dan produktifitas, kemudian sertifikasi dalam rangka mencetak dan meningkatkan skill/kompetensi bagi pencari kerja/pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Sawahlunto.

“Dengan mengirim war­ga Sawahlunto untuk berlatih di BPVB Bandung Barat ini adalah salah satu realisasi dari visi misi Pemko Sawahlunto dalam hal menyiapkan tenaga kerja yang terampil dan berdaya saing serta mem­buka lapangan pekerjaan untuk mengura­ngi angka pengangguran,” ujar Deri Asta.

Baca Juga  Upaya Tuntaskan Masalah Stunting, Dinas PMN Laksanakan Bimtek Optimalkan Peran Posyandu

Kepala Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMTSP-Naker) Kota Sa­wahlunto Dwi Darmawati merinci pembagian tanggung jawab dalam kesepakatan bersama tersebut yakni BPVB Bandung Ba­rat bertugas memberikan pelatihan vokasi dan pro­duktifitas serta sertifikat dengan fasilitas yang sesuai.

“Sementara kita di Sa­wahlunto itu bertanggung jawab untuk menyiapkan masyarakat yang akan di­tingkatkan kompetensinya melalui BPVB Bandung Barat tersebut. Kemudian menyediakan dana tambahan untuk pelaksanaan pelatihan berasrama dan transportasi peserta dari dan ke lokasi pelatihan, setelah itu menyediakan informasi kebutuhan kompetensi pasar kerja di Sawahlunto,” ujar Dwi.

Sementara, Kepala BP­VB Bandung Barat Tuti Haryanti menyampaikan BPVB Bandung Barat me­rupakan rebranding dan perubahan nomenklatur dari Balai Latihan Kerja (BLK) Lembang.

“Kami di sini menyelenggarakan pelatihan kejuruan semua sektor pertanian. Kami senang dengan kesepakatan ini bisa turut berkontribusi mendukung peningkatan kompetensi pencari kerja dari Sawahlunto terkhusus di bidang pertanian, peternakan, perikanan dan lainnya,” kata Tuti.

Baca Juga  Wako Sawahlunto Penuhi Janji Kampanye, Perbaiki Jalan di Kawasan Kandi

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Ko­t­a Sawahlunto Henni Purwaningsih mengatakan sekarang kegiatan pertanian, perikanan dan peternakan di Sawahlunto su­dah mulai tumbuh baik secara swadaya maupun difasilitasi Pemkot.

“Namun di BLK Sa­wahlunto kan belum ada pelatihan di bidang pertanian ini, maka itu kita me­ngadakannya melalui kerja sama dengan BPVB Bandung Barat ini,” kata Henni.

Hal itu disampaikan Henni juga merujuk pada RAPBD 2023 di Pemko Sawahlunto dan Pemprov Sumbar yang banyak dianggarkan untuk bidang pertanian dan peternakan.

Selain bekerja sama dengan BPVB Bandung Barat, Walikota Sawahlunto Deri Asta juga berkunjung ke BPVB Bandung dengan kejuruan khusus otomotif dan kendaraan besar serta teknik manufaktur.

“Untuk kejuruan otomotif ini juga bagus sekali bisa kita kirimkan anak-anak Sawahlunto me­ngi­kuti pelatihannya. Jadi dalam kunjungan itu kami melakukan diskusi ba­gaimana peluang kerja sama yang bisa digarap ke depan dengan BPVB Ban­dung tersebut,” kata Deri Asta. (pin)