METRO PADANG

Dibangun PT Semen Padang, Masjid Jabal Thur Bukit Putus Diresmikan Dirut SP dan Wako

0
×

Dibangun PT Semen Padang, Masjid Jabal Thur Bukit Putus Diresmikan Dirut SP dan Wako

Sebarkan artikel ini
PERESMIAN MASJID— Wali Kota Padang Hendri Septa dan Dirut PT Semen Padang Asri Mukhtar menandatangani prasasti peresmian Masjid Jabal Thur Bukit Putus, Jumat (1/4). Tampak menyaksikan Anggota DPRD Kota Padang dari Dapil III, Elly Thrisyanti, SH, MM.

PAMPANGAN, METRO–Masjid Jabal Thur, Bukit Putus, Kelurahan Pampangan Nan XX, Kecamatan Lubuk­begalung, yang dibangun me­ng­gu­nakan dana Corporate Social Responsibility (CSR) PT Semen Padang diresmikan Di­rek­tur Utama (Dirut), Asri Mukh­tar dan Walikota Padang Hendri Septa, pada Jumat (1/4).

Peresmian masjid yang ber­lokasi dekat Pabrik Kantong PT Semen Padang itu ditandai dengan penandatangan pra­sasti dan pembukaan selubung papan nama masjid. Hadir juga pada acara itu Anggota DPRD Kota Padang dari Dapil III, Elly Thrisyanti, SH, MM, Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Rinold Thamrin, Camat Lubeg, Lurah Pampangan Nan XX, Ninik Mamak KAN Lubeg Nan XX, pemuda serta tokoh masyarakat Kelurahan Pampangan Nan XX.

Wako Hendri Septa meng­­apresiasi PT Semen Padang yang telah membangun kembali Masjid Jabal Thur yang sebelumnya dibongkar karena adanya pelebaran Jalan Bypass-Teluk Bayur. Pembangunan masjid ini, kata dia, merupakan investasi akhirat bagi PT Se­­men Padang, dan orang-orang telah berbuat atau ter­li­bat dalam membangun kem­bali Masjid Jabal Thur ini.

“Pak Dirut dan orang-orang yang terlibat dalam pembangunan masjid ini ada sahamnya, yaitu saham akhirat. Saham ini terus bertambah selama mas­­jid ini berdiri. Sebagai wali kota dan juga mewakili masyarakat, saya berterima kasih kepada PT Semen Padang,” kata Hendri.

Masjid Jabal Thur ini, kata Hendri melanjutkan, tidak hanya bermanfaat bagi msyarakat yang tinggal di sekitar masjid, tapi juga bagi pengendara yang melintas di Jalan By Pass Lubeg menuju Teluk Bayur.

“Masjid Jabal Thur ini satu-satunya masjid yang berada di pinggir jalan sepanjang Jalan By Pass Lu­beg-Teluk Bayur. Ketika wak­tu salat masuk, masjid ini akan menjadi tempat atau sarana bagi pengendara yang lewat untuk me­nunaikan shalat,” ujarnya.

Baca Juga  Peras Pasangan Kekasih, Bule Dicokok Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang

Dirut PT Semen Padang Asri Mukhtar mengatakan, ia mengapresiasi ma­sya­ra­kat di Kelurahan Pampangan Nan XX yang telah menginisiasi pembangu­nan Masjid Jabal Thur ini dengan melibatkan PT Semen Padang untuk turut andil dalam pembangunannya.

Pembangun Masjid Jabal Thur yang memakan waktu selama kurang lebih 6 bulan, bagi PT Semen Padang juga merupakan salah satu bentuk kepe­du­lian perusahaan terhadap lingkungan.

Keberadaan masjid ini tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat sekitar dan pengendara yang me­lin­tas di Jalan By Pass-Lu­beg, tapi juga bagi karya­wan PT Semen Padang Group, khususnya Unit Pabrik Kantong yang berada disebarang jalan Masjid Jabal Thur ini.

“Mudah-mudahan mas­­jid ini bermanfaat bagi kita semua, karena sesungguhnya yang mengunjungi masjid atau memakmurkan masjid Allah,  mereka ter­masuk orang-orang yang mendapat petunjuk. Begitu penggalan arti dari surat At-Taubah ayat 18. Semoga kita semua termasuk golongan yang mendapat petunjuk,” kata Asri.

Terima Kasih Semen Padang

Lurah Pampangan Nan XX Efrinaldi, mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang yang telah membangun kembali Mas­jid Jabal Thur Bukit Putus. Apalagi pembangunannya juga telah selesai jelang bulan suci Ramadhan. “Ja­di, masjid ini bisa digu­nakan masyarakat untuk iba­dah di bulan Rama­dhan, seperti shalat tarawih dan shalat fardhu,” katanya.

Hal yang sama juga disampaikan tokoh masya­rakat Pampangan Nan XX yang juga Ketua RW II, sekaligus Ketua Pengurus Masjid Jabal Thur, bernama Affandi. Kata dia, pembangunan kembali Masjid Jabal Thur ini memakan waktu yang cukup panjang setelah pa­da tahun 2012 silam, Masjid Jabal Thur dirobohkan karena pelebaran Jalan By Pass.

Baca Juga  Waspada Penipuan Pengadaan Program Makan Bergizi Gratis, Pengusaha Kuliner jadi Korban, Uang Rp 42 Juta Lenyap

Pasca dirobohkan hingga pada tahun 2017, ma­syarakat bersama pengurus masjid mencoba untuk mencari solusi bagaimana Masjid Jabal Thur bisa kem­bali dibangun di tempat yang berbeda, tapi masih di kawasan Bukit Putus. Akhir­nya, masyarakat sepakat untuk mengajukan proposal pembangunan masjid ke PT Semen Pa­dang dengan memanfaatkan lahan milik PT Semen Padang di kawasan Bukit Putus sebagai lokasi mas­jid.

Pihak PT Semen Pa­dang pada tahun 2017, langsung merespons keinginan tersebut. Namun ketika itu, proses pengurusan IMB membuat rencana pembangunan kembali Masjid Jabal Thur ditunda, termasuk dampak pandemi Covid-19 yang terjadi awal tahun 2020. “Barulah di tahun 2021, PT Semen Pa­dang mewujudkan keinginan kami masyarakat Bukit Putus,” katanya.

“Alhamdulillah, hari ini masjid tersebut diresmikan oleh Pak Dirut PT Semen Padang dan Pak Walikota Padang. Tentunya, kami sangat berterima kasih kepada PT Semen Padang atas di­bangu­nnya kembali Masjid Jabal Thur ini,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa Masjid Jabal Thur yang dirobohkan karena pelebaran Jalan By Pass, merupakan masjid tertua kedua di Kelurahan Pampangan Nan XX, setelah Masjid Mustaqim yang berada di RW V, Jalan Pampangan. Masjid Jabal Thur didirikan pada tahun 1935, dan ketika itu belum menjadi masjid, tapi masih surau.

“Jadi, berkat bantuan PT Semen Padang lah mas­jid tua kebanggaan kami ini kembali berdiri dengan kokoh dan megah. Mudah-mudahan, PT Semen Pa­dang dan orang-orang yang turut berperan dalam pem­bangunan kembali Mas­­­jid Jabal Thur ini men­dapatkan pahala dan dibe­ri­kan keselamatan di dunia dan akhirat oleh Allah SWT,” ujarnya. (ren/rel)