SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Mall Pelayanan Publik Kota Sawahlunto sudah Layak Diluncurkan

0
×

Mall Pelayanan Publik Kota Sawahlunto sudah Layak Diluncurkan

Sebarkan artikel ini
TINJAU MPP— Rombongan dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) RI meninjau Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Sawahlunto.

SAWAHLUNTO, METRO–Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) menyatakan Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Sawahlunto sudah bisa dilaunching (diresmikan) asalkan terlebih dahulu melengkapi beberapa catatan hasil visitasi (peninjauan) dari Sekretaris Deputi Pelayanan Publik Kementerian itu.

Wali Kota Sawahlunto Deri Asta mengatakan, Sekretaris Deputi Pelayanan Publik KemenPAN-RB Akik Dwi Suharto Rudolfus telah datang melakukan peninjauan ke Mall Pela­yanan Publik Kota Sawah­lunto di Simpang Muaro Kalaban itu,  Rabu (30/3) sekaligus menyaksikan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) an­tara Pemkot Sawahlunto dengan instansi vertikal, BUMN, BUMD, lembaga dan swasta yang terlibat berkontribusi dalam pe­layanan di Mall Pelayanan Publik tersebut.

“Sekarang sudah ada sebanyak 23 gerai yang tersedia di Mall Pelayanan Publik, ini dalam masa uji coba pelayanan, dari uji coba itu kita akan ketahui nanti apa yang perlu di­kembangkan atau diting­katkan agar makin baik kualitasnya. Alhamdulillah, Sekretaris Deputi Pe­layanan Publik yakni pak Akik kemaren mengapresiasi positif dan sudah memberi lampu hijau agar Mall Pelayanan Publik kita bisa dilaunching, tentu ada beberapa catatan sebelum itu yang bisa segera kita tindaklanjuti,” kata Deri.

Deri Asta menyebutkan, bagi Pemkot Sawahlunto penyelenggaraan Mall Pelayanan Publik ini merupakan prioritas se­bab termasuk dalam misi Pemkot yakni ; mewujudkan kota berbasis Smart City dan peningkatan kua­litas pelayanan publik dan daya tarik investor, juga tersedianya infrastruktur publik yang merata dan memadai.

Baca Juga  Tragedi Senja Danau Tandikek Camping Ground Kandih, Saksi Ahli Unand bakal Didatangkan

“Ini realisasi komitmen dan perhatian kita dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang ramah, efektif dan efisien bagi masyarakat. Yang jelas sekarang masyara­kat bisa menikmati me­ngurus pelayanan itu cu­kup di satu tempat, tidak perlu menghabiskan banyak waktu dan biaya trans­portasi untuk berpindah-pindah dari kantor-kantor,” ujar Deri Asta.

Walikota Deri Asta ju­ga mengatakan bahwa masih ada peluang bagi pihak lain yang sesuai ketentuan untuk bergabung dengan Mall Pelayanan Publik Kota Sawahlunto.

Apresiasi dan pujian disampaikan Sekretaris Deputi Pelayanan Publik KemenPAN-RB Akik Dwi Suharto yang mengaku, kagum dengan kreatifitas Pemkot Sawahlunto da­lam mengkolaborasikan pasar Songket dengan Mall Pe­layanan Publik sehingga produk-produk lokal tetap terpromosikan dan me­ngalami transaksi jual-beli.

“Ini termasuk keunikan ya, dalam Mall Pelayanan Publik Sawahlunto disediakan space (ruang) bagi produk lokal. Kami melihat ini wujud sinergi dengan pelaku usaha UMKM, bagus sekali yang seperti ini,” kata Akik. Akik kemudian berpesan kepada Pemkot dan pihak terkait di Mall Pelayanan Publik agar senantiasa menjaga komitmen sebab lebih dari separuh keberlanjutan hal itu tergantung dari komitmen pihak-pihak yang terlibat tersebut.

Baca Juga  Program CSR PT Bukit Asam UPO Ratusan Anak Ikuti Khitanan Massal Gratis

Kepala Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMTSP-Naker) Kota Sa­wahlunto Dwi Darmawati mengatakan, Mall Pela­yanan Publik itu menggu­nakan bangunan eks pa­sar Songket Silungkang di Simpang Muaro Kalaban dengan luas lantai dasar 1.300 M2.

“Kami membuka jam pelayanan sejak jam 8 pagi sampai jam 4 sore. Ber­bagai fasilitas yang disediakan yakni jaringan internet (Wi-Fi), pusat informasi, parkir, mushalla, ruang laktasi, ruang bermain anak, pelayanan khusus di­sabilitas, kantin dan di­leng­kapi pengawasan CCTV,” kata Dwi Darmawati.

Sedangkan untuk 23 gerai yang sudah mulai beroperasi saat ini di Mall Pelayanan Publik itu dirinci Dwi Darmawati adalah ; gerai DPMTSP-Naker, gerai SAMSAT, gerai Bank Nagari, gerai Pajak Pratama, gerai BPJS Ketenagakerjaan, gerai BPJS Ke­sehatan, gerai Disdukcapil, gerai Polres, Gerai BNN, gerai Imigrasi, gerai Taspen, gerai Kejaksaan, gerai Kemenag.

“Kemudian gerai PT. POS, gerai PLN, gerai BPKAD, gerai PDAM, gerai PPID, gerai BPN, gerai LPSE, pusat informasi pariwisata, pusat informasi warisan dunia dan layanan notaris serta PPAT,” ujar Dwi Darmawati me­rinci. Dwi Darmawati menambahkan bahwa untuk rencana launching Mall Pelayanan Publik Sawah­lunto dijadwalkan, Juni 2022 nanti. (pin)