MENTAWAI, METRO–Pelatihan Teknis Pertolongan Pertama Medical First Responder (MFR) bagi Potensi Pencarian dan Pertolongan Mentawai yang diselenggarakan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai di Aula Hotel Turonia Jalan Raya Km 5 Tuapejat, Kec. Sipora Utara, Kab. Kep. Mentawai yang berlangsung dari tanggal 26 s/d 30 Maret 2022 resmi ditutup oleh Kakansar Mentawai Akmal, S. Sos Rabu (30/3).
Kepala Kantor SAR Kabupaten Kepulauan Mentawai, Akmal, “Kegiatan ini bertujuan agar peserta Potensi SAR terlatih dalam memberikan pertolongan pertama. Baik pada saat Operasi SAR maupun insiden – insiden yang terjadi disekitar kita. Hendaknya apa yang didapat dari pelatihan ini dibaca ulang kembali dan diterapkan. Ilmu ini sangat berguna bagi keluarga dan lingkungan kita. Terimakasih untuk Observer, Instruktur, Panitia dan Peserta serta semua pihak yang terlibat.”
Akmal menyebutkan, bahwa kegiatan pelatihan MFR telah ditutup setelah semua materi pelatihan selesai dilakukan selama 72 jam dalam waktu lima hari, sebut Kakansar Akmal, Rabu (30/3). “Kita berharap peserta Potensi SAR dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat dalam pelatihan ini sebagai langkah pertama dalam menolong korban yang membutuhkan,” ujarnya.
Sementara itu Peserta berjumlah 50 orang dari Instansi dan organisasi terkait mendapatkan materi khusus dari Direktorat Bingga Basarnas, Balai Diklat Basarnas dan Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai. Pelatihan tersebut melibatkan Observer, Narasumber, Instruktur dan Panitia dari Direktorat Bingga Basarnas, Balai Diklat Basarnas dan Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai dan 50 orang peserta yang berasal dari unsur TNI, Polri, Tagana, PMI, NGO/LSM, masyarakat dan wartawan. (rul)





