METRO PADANG

Andre Rosiade: Komisi VI Bantah Setujui Pertamax Rp16 Ribu

0
×

Andre Rosiade: Komisi VI Bantah Setujui Pertamax Rp16 Ribu

Sebarkan artikel ini
Andre Rosiade Anggota Komisi VI DPR RI.

ADINEGORO, METRO–Harga bahan bakar minyak (BBM) RON 92 yang salah satu jenisnya Pertamax diprediksi me­nem­bus angka Rp16 ribu per liter. Komisi VI DPR mendorong Perta­mina mendiskusikan kenaikan harga minyak dunia bersama pemerintah.

Hal ini disampaikan anggota Komisi VI DPR Andre Rosiade menanggapi isu pihaknya menye­tujui kenaikan Pertamax Rp16 ribu seliter. Isu ini muncul usai rapat Komisi VI DPR dengan PT Per­ta­mina pada Senin (28/3) lalu.

“Tidak ada kesimpulan rapat Komisi VI yang bilang menyetujui angka Rp16 ribu Perta­max,” kata Andre.

Andre Rosiade yang juga ketua DPD Gerindra Sumbar ini menyebut rapat Komisi VI DPR dan Pertamina saat itu berfokus pada cara mengatasi kelangkaan solar subsidi yang ada. Andre menyebut kesimpulan rapat Komisi VI DPR tidak menyatakan mendukung harga Pertamax jadi Rp 16 ribu.

“Komisi VI meminta, setelah mendengarkan pe­ma­paran Pertamina, ki­ta mendorong Pertamina rapat dengan pemerintah untuk membahas harga minyak dunia,” kata ketua harian DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM).

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif memastikan pemerintah belum akan menaikkan harga BBM jenis Pertamax. Kepastian itu sekaligus menjawab isu yang menyatakan harga Pertamax akan disesuaikan oleh pemerintah.

Seperti diketahui, Pertamina masih menjual Pertamax di harga sekitar Rp 9.500. Dengan begitu, Pertamax yang dijual Pertamina jauh di bawah harga keekonomian yang mencapai kisaran Rp 14.500 per liter.

“(Soal harga Pertamax) belum (akan naik),” kata Arifin di sela acara Energy Transition Working Group sebagai rangkaian acara G20 di Hotel Sheraton Mustika, Sleman, DIY, Rabu (23/3). (*/r)