METRO SUMBAR

Buntut Tewasnya Dua Prajurit Terbaik Marinir, Endra Sulistiyono Bakar Semangat Prajurit Yonmarhanlan II

0
×

Buntut Tewasnya Dua Prajurit Terbaik Marinir, Endra Sulistiyono Bakar Semangat Prajurit Yonmarhanlan II

Sebarkan artikel ini
WEJANGAN— Komandan Pangkalan Utama TNI AL Danlantamal II Laksamana Pertama TNI Endra Sulistiyono saat memberikan wejangan kepada prajurit Marinir dari Yonmarhanlan II.

PADANG, METRO–Komandan Pangkalan Utama TNI AL Danlantamal II Laksamana Pertama TNI Endra Sulistiyono. S.E.­,M.M.,mengumpulkan prajurit Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan Yon­marhanlan II di Mako Yonmarhanlan di gedung serbaguna jalan Sutan Syah­rir Kota Padang Senin (28/3). Para prajurit Yonmarhanlan II diberi pengarahan dan motivasi oleh Danlantamal, berkaitan dengan kejadian yang me­nimpa gugurnya dua prajurit terbaik Marinir di Nduga Papua. Lettu Ma­rinir Anumerta Iqbal dan Praka Anumerta Wilson Anderson Here gugur setelah pos mereka di hujani pelontar granat.

Dalam arahannya Danlantamal menyampaikan  beberapa arahan kepada prajurit antara lain, Marinir agar memiliki kewaspa­daan dan insting yang kuat. Sebagai seorang prajurit Marinir harus punya mental dan dedikasi yang dapat dihandalkan, menyang­kut fungsi anda sebagai pengawak Korps Marinir.

“Ingatkan, pada saat anda berdinas di Posal atau Posmat, lakukan tugas fungsi intelijen teritorial sebagai pendukung dan penunjang tugas Lantamal II di kewilayahan. Ini juga akan dapat membantu tugas Bintara Pembina Potensi Maritim atau Ba­binpotmar.Jaga hubungan baik dengan masyarakat setempat dan lokal serta pemerintah daerah,” ujar Danlantamal II Laksamana Pertama TNI Endra Sulistiyono..

Selain itu, Danlantamal juga menekankan tugas yang bersifat internal ma­salah ke disiplinan dalam rumah tangga tetap harus dapat terjaga dengan baik. “Hindari hal hal yang da­pat merusak terutama da­lam penggunaan media sosial atau medsos,” sebut Endra Sulistiyono. Ikut hadir mendampingi Danlantamal pada saat pengarahan prajurit Yonmarhanlan II, Wadanlantamal Ko­lonel Marinir Andy Pra­setyo, Asintel, Aspers dan Danyonmarhanlan II, Pasops Yonmarhanlan serta seluruh prajurit Yonmarhanlan II. Iqbal dan Anderson gugur setelah Pos Satgas Marinir Perikanan Qua­ri Bawah diserang ke­lompok Egianus Kogoya, Sabtu (26/3) sore. Selain Letda Ikbal dan Pratu An­derson, ada delapan prajurit TNI lainnya yang me­ngalami luka serius dan kini telah mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga  Sah!, Malis Terima SK Kepengurusan DPD PKPS Padang Pariaman dan Kota Pariaman dari DPW Sumbar

Letda Iqbal merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan 63, yang dilantik Presiden Joko Widodo pada 2018 bersama 102 orang rekannya.  Prajurit terbaik dari Korps Marinir ini  dilaporkan gugur dengan kondisi lengan tangan kanan hampir putus.  Sementara itu, sembilan personel dalam kondisi terluka. Berdasarkan data yang diperoleh JPNN, aksi penyerangan kelompok Egianus Kogoya terjadi pukul 17.50 WIT. Egianus cs. menyerang dengan mem­babi buta menggu­nakan (pelontar) granat. (ped)