METRO PADANG

Tausyiah Ustaz Brigjen Pol Zulkifli AR, “Sejauh Apapun kita Berjalan, Finishnya adalah Kematian”

1
×

Tausyiah Ustaz Brigjen Pol Zulkifli AR, “Sejauh Apapun kita Berjalan, Finishnya adalah Kematian”

Sebarkan artikel ini
TAUSYIAH SUBUH— Ustadz H. DR. Zulkiflii AR, memberikan tausiyah subuh di Masjid Al Hakim, Pantai Padang dan dihadiri Ketua DPRD Kota Padang H. Syafrial Kani SH serta jamaah lainnya.

SAMUDERA, METRO–Safari dakwah dalam rangka meyambut datangnya bulan Ramadhan 1443 Hijriah dilakukan oleh  Ustaz Jenderal, Brigjen Pol DR.Zulkifli, AR, S.IK M.H di Masjid Al Hakim, Minggu (27/3) subuh. Pada kesempatan itu, Brigjen Pol Zulkifli AR memberikan tausyiah yang menerangkan sejauh apapun manusia berjalan finishnya adalah kematian.

Zulkifli menyebutkan dalam ceramahnya dalam hal ini ada perjalanan yang lebih panjang yang di­ha­dapi umat manusia ke de­pan. “Untuk apa kita me­ngejar dunia, sementara ada per­jalanan yang lebih panjang dan melelahkan dan lebih hebat daripada dunia yaitu akhirat. Kita baru berada ditahap ketiga  dari tiga belas tahapan perjalanan hidup manusia kita baru melewati alam roh, alam kandungan, dan hari ini kita berada di tahap ketiga yaitu alam dunia ada 10 perja­lanan lagi yang kita akan hadapi yang per­jala­nan itu lebih berat lagi,” kata Zulkifli AR yang akrab di­­sapa Ustaz Jenderal (Uje).

Ia menerangkan, umat manusia akan akan meng­hadapi hisab perhitungan dan akan melalui penye­rahan catatan amal buku catatan  masing-masing.

Baca Juga  Polda Sumbar Salurkan Air Bersih untuk Wilayah Kekeringan, Kedatangan Kapolda Membawa Berkah bagi Warga

“Dan  kita berikutnya kita pasti atau tidak hadir ditelaga Rasulullah itu ter­gantung dari amal kita tadi dan finalnya ada dua surga apa neraka sesuai dengan amal kita maka perbanyak lah amal ibadah kita untuk bekal perjalanan kita untuk pulang nanti,” imbuhnya.

Pada sisi lain, ia men­jelaskan pada saat ini  tan­tangan yang akan dihadapi Distrupsi era 4.0  me­ru­pakan sebuah lompatan tek­nologi yang  perlu di­was­padai.

“Kalau tidak mengon­trol dan memfilternya  bisa jadi akan merusak tatanan segala aspek kehidupan. Distrupsi 4.0 yaitu  lom­patan  teknologi  dari sisi positif sangat mengun­tung­kan tetapi  dari sesi ne­gatifnya juga menjadi an­caman buat kita sebagai umat,” jelasnya.

Ia memaparkan saat ini kebanyakan umat ma­nu­sia  sibuk dengan du­nianya hanya untuk mengejar du­nia, hanya untuk mengum­pul­kan harta, hanya untuk mencari status, untuk men­cari jabatan, pangkat dan sebagainya ia lupa dengan Allah SWT.

“Ada yang pasti akan datang yakni kematian yang akan datang kepada kita. Maka itu kita jangan pernah sombong dengan Allah SWT karena kita ha­nya numpang lewat dan sing­gah sebentar di bu­minya Allah, karena Allah yang mempunyai segala yang ada di langit dan bumi dan seluruh isinya,” ucap­nya.

Baca Juga  Mantap! Ribuan Paket Sembako Andre Rosiade Disebar di Sijunjung

Selaras dengan yang disampaikan Ustaz Jen­deral Zulkifli AR juga di­sam­paikan Ketua DPRD Kota Padang Syafrial Kani.

Syafrial Kani menye­butkan, ceramah yang di­sampaikan oleh Ustaz Zul­kifli AR merupakan per­lunya peningkatan iman dan taqwa kepada Allah. “Sejalan dengan itu kita di legislatif/ DPRD Padang juga berupaya maksimal dengan langkah kongkrit dengan membuat ran­cangan perda inisiatif Mas­jid Paripurna agar nantinya Masjid bisa selalu ramai digunakan untuk ibadah oleh umas muslim dan sekaligus dilakukan akti­vitas kemaslahatan umat,” kata Syafrial Kani yang bergelar Datuak Rajo Jam­bi itu.

Ia menyebutkan, nan­tinya Masjid Paripurna mengusung konsep yaitu membangun sumber daya manusia, ekonomi kerak­yatan, dan lingkungan yang aman dan nyaman.

“Jadi  agenda kita kede­pan termasuk juga akan kita percepat Perda Masjid Paripurna dengan adanya Masjid Paripurna maka masjid bisa menjadi mak­mur dengan masjid mak­mur jamaah dan umat Islam di Kota Padang sema­kin kuat,” pungkasnya. (hen)